Tips Mudik Lebaran

Dengar kata mudik identik sekali dengan Hari Raya Idul Fitri, karena pada waktu itulah banyak orang yang bepergian, untuk berkunjung ke sanak saudara dan keluarga. Kunjungan ini bukan hanya kunjungan semata, tapi untuk saling memaafkan atau sungkeman. Kegiatan ini tradisi yang melekat di masyarakat Indonesia. Walaupun untuk berkunjung dan saling memaafkan bisa dilakukan setiap saat. Mudik biasanya terjadi 7 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri sampai 7 hari setelah Hari Raya Idul Fitri.

Untuk kenyamanan Anda saat mudik ada baiknya Anda melakukan berbagai persiapan yang dibutuhkan. Berikut adalah beberapa tips yang mungkin bisa membantu Anda.

  • Berdoa, biasakan selalu berdoa sebelum berangkat dan setelah sampai tujuan.
  • Beribadah, bagi anda yang muslim jangan sampai ketinggalan untuk beribadah shalat.
  • Kondisi Tubuh. Jaga kondisi tubuh, pastikan sebelum mudik anda dan keluarga berada dalam kondisi yang fit. Terutama bagi pengemudi.
  • Kondisi kendaraan dan perkakas, servicelah terlebih dahulu kendaraan yang akan dipakai buat mudik, usahakan service ditempat yang dapat dipercaya atau bengkel resmi.
  • Mintalah lembar informasi kepada bengkel, pastikan anda meminta yang sesuai merk kendaraan, anda bisa juga meminta pada Jasa Marga, biasanya mereka membuat semacam leaflet yang dibagikan secara gratis yang berisi info mudik seperti daftar posko bengkel jaga beserta nomor teleponnya, rute mudik rawan macet, restoran, SPBU, ATM di sepanjang rute perjalanan mudik.
    Jika Anda mudik menggunakan sepeda motor, Anda bisa coba singgah ke Pos dan Bengkel Lebaran YAMAHA 2009.
  • Bawa Peta Jalur Mudik, ini sangat penting dan berguna. Hendaknya pilihlah peta yang memuat jalur-jalur alternatif secara detail, ini penting sekali apabila terjadi kemacetan di suatu titik. Dan jangan lupa peta tersebut dilengkapi dengan nomor-nomor telepon penting, info tol dll. (Download Peta Mudik)
  • Berikan no. HP dan telepon di kampung halaman ke tetangga atau RT. Ini dimaksudkan agar Anda bisa dihubungi kalau terjadi sesuatu di rumah Anda.
  • Bawa uang tunai secukupnya. Untuk keamanan, tidak perlu membawa terlalu banyak uang tunai. Jika memang ada kebutuhan lebih, ATM sudah sudah banyak tersedia di daerah-daerah.
  • Bawa Air Mentah (khusus mobil), bawalah air mentah di dalam jerigen 5 liter atau jika tidak ada jerigen bisa memakai bekas botol air mineral besar (1 literan) untuk mengisi radiator bila kurang. Air juga bisa untuk mencuci tangan bila selesai ganti ban kalau bocor atau kempes.
  • Bekal Makanan, pastikan anda membawa bekal makanan yang praktis dan bisa dimakan sambil terus berkendara. Saat mudik disarankan untuk tidak asal makan di restoran/rumah makan tempat pemberhentian Bus Antar Kota karena di saat-saat seperti itu dikhawatirkan cara masak dan mencuci piringnya kurang bersih karena pengunjung sangat padat dan banyak yang harus dilayani. Lebih terjamin bila anda membawa makanan sendiri.
  • Packing Barang/Muatan Dengan Benar, untuk kendaraan mobil urutkan barang/ muatan berdasarkan tingkat kebutuhan. Yang memiliki kemungkinan sangat besar dibutuhkan saat dalam perjalanan diletakkan di tempat atau posisi yang paling mudah dikeluarkan. Supaya tidak perlu bongkar muat tiap kali butuh sesuatu. Untuk kendaraan bermotor, bawalah barang / muatan secukupnya, jangan berlebihan.
  • Hati-hati yang pengemudi ugal-ugalan. Jika kita berkendaran dengan mobil pribadi, siap-siaplah mengalah dengan Bus Antar Kota/Propinsi, mereka ini “Raja Jalanan”. Jangan coba-coba adu balap meski kita ada di jalur yang benar. Jangan ambil resiko, lebih baik mengalah. Bukankah Anda dan keluarga ingin tiba di kampung halaman dengan selamat?
  • Hati-hati dengan kendaraan besar. lain bus lain lagi truk gandeng maupun truk besar. Bagi mereka yang sering bepergian pasti tahu betapa menjengkelkannya kendaran ini. Sudah jalannya lambat, mereka ‘ngotot’ berjalan di jalur kanan pula. Jika bertemu dengan truk jenis ini kita harus ekstra sabar dan hati-hati. Bila aman tak ada halangan, menyaliplah dengan tetap waspada, apalagi kalau yang disalip itu konvoi truk yang panjang.
  • Parkir Kendaraan, bila anda hendak parkir kendaraan harap hati-hati. Jangan lupa kunci kendaraan anda dengan kunci ganda dan pasang alarm. Parkirlah kendaraan anda di tempat yang mudah terlihat. Hindari parkir di tempat yang agak tersembunyi. Untuk menghindari pencurian.
  • Bawa HP & Chargernya, sebaiknya sebelum berangkat charge HP anda sampai penuh. Untuk daerah/area tertentu yang Anda lewati akan terjadi blank spot untuk kartu tertentu, lebih baik jika salah satu anggota keluarga punya HP dengan kartu yang berbeda. Jadi bila terjadi blank spot masih bisa pakai HP satunya lagi.
  • Obat-Obatan, bawa obat-obatan yang biasa digunakan, terutama untuk anak-anak.
  • Arus Balik dan Pulang Balik, harap simpan tenaga dan tetap jaga kesehatan untuk siap pulang balik setelah mudik. Jangan pulang balik di pas mepet sekali besoknya harus sudah masuk kantor dan anak-anak masuk sekolah, pasti kelelahan kan? Ada baiknya ambil waktu sehari istirahat sebelum besoknya melakukan aktifitas rutin.
  • Bawa Kaset/CD (khusus mobil), bawalah kaset/CD yang menjadi favorit Anda, agar suasana tidak jenuh, bosan dan sekaligus membawa suasana gembira.
  • Catatlah nomor telepon penting, dengan mengantoingi nomor telpon polisi, Jasa Marga, Info jalan tol akan sangat membantu saat anda mengalami masalah dalam perjalanan.
  • Frekwensi radio dan TV (khusus mobil), ini akan membantu memberikan informasi mudik di sepanjang rute perjalanan Anda. Anda bisa juga mendengarkan radio atau menonton TV untuk mendapatkan info yang Anda inginkan.