Waspada! Blind Spot Membuat Anda Menghilang

blind1Blind Spot/Titik buta dalam berkendara adalah bagian dari sekeliling kita yang tidak dapat terlihat pada saat mengemudikan kendaraan, karena beberapa alasan seperti jangkauan pandangan yang terbatas cermin ( spion ), terhalang oleh muatan yang dibawa maupun oleh kendaraan lain.
Blind spot mobil penumpang adalah di sebelah kiri dan kanan pengemudi seperti ditunjukkan dalam gambar. Untuk kendaraan box, truk dan truk peti kemas, pandangan melalui cermin tengah tidak ada jadi mereka tergantung kepada cermin pintu. Kendaraan yang tinggi seperti bus dan truk tidak bisa melihat di sekitar mereka yang lebih rendah.
Truk dengan kereta gandengan dan truk dengan kereta tempelan juga mempunyai kelemahan dalam melihat kaca spion terutama pada saat membelok, yang mengakibatkan dia tidak bisa melihat apa yang terjadi di belakangnya. Selain itu, kendaraan lain juga bisa berjalan terlalu dekat di belakang truk trailer untuk berlindung dari terpaan angin, dan hal ini sangat berbahaya sebab kendaraan yang di belakang tidak mengetahui kalau tiba-tiba truk trailer yang di depan mengerem kendaraannya. Sangatlah penting agar pengemudi trailer mengetahui anda berada di belakang. Disamping itu, waspadalah terhadap blind spot pengendara lain yang datang dari arah yang berlawanan. Kecelakaan tidak jarang terjadi akibat blind spot di antara pengendara yang berlawanan arah, yang biasanya disebabkan karena terbatasnya pandangan oleh kendaraan lain yang jauh lebih besar/tinggi.

Berikut ini contoh skenario kecelakaan yang disebabkan pengendara motor berada pada blind spot mobil yang berlawanan arah.

picture5

Mengapa kecelakaan bisa sampai terjadi?

  1. Mini bus belok ke arah kanan.
  2. Sepeda motor melambung dari sebelah kiri mini bus.
  3. Dari arah berlawanan, muncul mobil yang berbelok ke kanan.

Dari skenario di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa pengendara sepeda motor dan sopir mobil yang muncul dari arah berlawanan tidak bisa saling melihat. Posisi mobil sebelum terlihat oleh pengendara motor adalah blind spot bagi pengendara motor, begitu juga sebaliknya. Hal ini disebabkan pandangan baik si pengendara mobil maupun pengendara motor terhalang oleh mini bus.

Lalu bagaimana caranya agar Anda aman dari area blind spot pengendara lain? Buatlah posisi Anda sewaktu berkendara tetap terlihat oleh pengendara lainnya dengan mencoba beberapa tips berikut ini :

  • Pastikan bahwa lampu depan Anda bekerja dengan baik dan tetap menyala baik siang maupun malam. Lampu depan sangat membantu dalam memberikan sinyal keberadaan kita melalui cahaya yang dipantulkan ke badan jalan dan ke cermin (spion) pengendara lainnya.
  • Gunakan stiker yang memantul! Tempatkan pada pakaian (jaket) dan pada motor Anda. Hal ini sangat bermanfaat ketika Anda melakukan perjalanan di waktu malam.
  • Hindari posisi berkendara tepat di belakang kendaraan besar (truk), karena kendaraan besar dapat mengurangi kecepatan secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan Anda. Ingatlah bahwa area belakang kendaraan besar (truk/mobil box) merupakan blind spot mereka!
  • Kedipkan lampu rem Anda pada saat melakukan pengurangan kecepatan dan sebelum berhenti (mengerem).
  • Jangan ragu-ragu untuk memberikan sinyal suara (klakson) pada saat melakukan manuver, agar pengendara lain memberikan ruang gerak bagi Anda.
  • Berkendaralah pada bagian jalur dimana Anda paling dapat terlihat oleh pengendara lain.
  • Hati-hati terhadap kendaraan lain yang melakukan manuver/putaran/berbelok, karena kita tidak dapat mengukur secara pasti blind spot mereka.
  • Ketahui dan patuhilah peraturan lalu lintas dan tetap pada batas kecepatan yang telah ditentukan.
  • Waspada ketika melewati persimpangan jalan.

Ingatlah selalu untuk memberi ruang bagi diri anda. Orang yang mengendarai mobil terkadang tidak dapat melihat sepeda motor. Bahkan ketika para pengendara mobil dapat melihat anda, kemungkinannya adalah mereka tidak pernah mengendarai sepeda motor dan tidak dapat menilai kecepatan Anda secara tepat.