Libur Di Depan Mata, Touring Mau Lancar? Jalankan SOP!

touring

Masa liburan bagi sebagian bikers adalah satu hal yang ditunggu-tunggu dan sudah identik dengan kegiatan touring yang biasanya telah direncanakan sebelumnya. Perjalanan melintasi medan yang jarang sekali ditemui, pemandangan alam ‘dunia baru’, kuliner lezat khas lokasi touring, serta kehangatan dan keakraban di antara sesama biker memberi kesan tersendiri yang tak mudah dilupakan.Touring memang nikmat. Dimana nikmatnya? Nikmatnya ada di kepuasan jiwa.
Apa saja yang perlu dipersiapkan bikers sebelum melakukan touring? Manajemen touring dalam hal ini memegang peranan yang sangat penting untuk memastikan lancarnya kegiatan dari awal hingga akhir. Oleh karena itu ada SOP (Standard Operating Procedure) touring yang mau tidak mau harus bikers penuhi. Apa sajakah itu?

1. Rencanakan Rute Perjalanan

Biarpun sudah ratusan kali melewati rute yang sama, janganlah pernah gegabah. Pasalnya kondisi di jalan tidak selalu sama setiap harinya. Dan itulah yang bisa membuat bikers tersesat.

Rute perjalanan harus dipersiapkan oleh Touring Organizer. Atau dalam skala yang kecil, harus disiapkan oleh peserta yang ditunjuk untuk menentukan rute perjalanan. Berikut ini adalah perencanaan rute perjalanan sebelum melakukan touring.

  1. Rute perjalanan hendaknya memperhitungkan waktu dan jarak touring.
  2. Rute perjalanan hendaknya berisi POI (Point Of Interest) yang akan dilalui oleh group sejak titik keberangkatan dan titik lokasi selesai. POI dimaksud bisa berupa nama wilayah, nama desa, nama kota atau suatu area yang bisa menjadi patokan dalam menentukan posisi.
  3. Rute perjalanan hendaknya berisi titik-titik peristirahatan dimana group bisa berhenti untuk beristirahat dan menyegarkan badan.
  4. Dalam menentukan tempat beristirahat, asumsikan bahwa perjalanan dilakukan dengan kecepatan yang lambat dan memakan waktu. Dengan demikian, lokasi-lokasi pemberhentian telah diperkirakan lebih rapat antara satu dan lainnya. Catat perkiraan waktu yang dibutuhkan antara satu tempat istirahat dengan tempat istirahat yang lain.
  5. Rute perjalanan diharuskan berisi gambar peta yang telah diberi tanda rute.
  6. Dalam menentukan rute perjalanan. Sangat disarankan melakukan survey terlebih dahulu.

2. Survey

Seberapa pentingkah survey ini? Jelas sangat penting. Karena bikers banyak memperoleh informasi tentang touring ini. Misalnya:

  1. Kondisi jalan secara umum. (Kondisi jalan hendaknya tergambarkan dalam peta).
  2. Kondisi dan letak secara persis tempat-tempat peristirahatan.
  3. Lokasi pengisian bahan bakar yang sesuai. (Beberapa SPBU tidak melayani pengisian Pertamax. Yang terpenting tidak perlu mendata seluruh SPBU yang dilalui, cukup beberapa SPBU yang sekiranya siap 24 jam dan memadai).

3. Rencana Logistik

Rencana logistik bertujuan untuk menyimpan persediaan spare-part cadangan, yang mungkin dibutuhkan oleh peserta touring bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, bisa juga berfungsi untuk membawa motor yang dalam perjalan mendapat masalah. Bagian dari logistik antara lain:

  1. Storing Car bersifat wajib ada. Apalagi untuk touring yang jauh dan dalam perjalanan tidak mudah untuk memperoleh spare-part.
  2. Daftar sparepart yang harus disiapkan dan disimpan oleh storing car adalah sebagai berikut :
  • Spare Busi / Spark Plug.
  • Spare Sekering / Fuse.
  • Spare Bohlam Lampu Besar, Sein, Rem, Lampu Kecil.
  • Spare Kanvas Rem depan dan Belakang.
  • Spare Chain/Rantai.
  • Spare Tubes/Ban Dalam, Ban Luar.
  • Pompa Portable.
  • Kit Tambal Ban Tubles.
  • Air Accu
  • Accu.
  • Oli mesin dan Oli rem.
  • Hazard Cone.
  • Electric Torch / Senter.
  • Standard Toolkit / Perkakas
  • Rope / Tambang
  • Ply Sheet / Terpal.

Masing-masing peserta hendaknya mempersiapkan seluruh spare-part tambahan,  bilamana motornya menggunakan spare part lain diluar standar. Part ini bisa dititipkan pada storing car (bila ada) atau dibawa sendiri (jika kecil dan mudah dibawa sendiri).

4. Obat-obatan

Obat-obatan standar untuk P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) minimal berisi :

  1. Cairan pembersih luka.
  2. Antiseptik.
  3. Perban dan perekat.

Semoga ulasan ini dapat bermanfaat untuk brikers. Selamat menghabiskan waktu liburan, bagi yang sedang libur. Sampai ketemu dengan tips touring berikutnya!

Sumber : motodream