8 Langkah Mudah Merawat Motor

sayangi-motor-kitaSebagai kendaraan yang mampu menerobos kemacetan lalu lintas, saat ini sepeda motor memang tiada duanya. Namun agar performa sepeda motor bikers tetap optimal, janganlah pernah mengabaikan dalam hal perawatannya. Bayangkan bila dalam kemacetan tiba-tiba mesin mati, distarter susah nyala atau rantai putus, rasanya pengen kejadian itu hanyalah mimpi buruk yang nunggu dibangunin sama bunyi alarm pokoke 😀 . Please donk dech…. 🙁 , jangan sampai kejadian buruk itu dialami bikers apalagi sambil dikejar-kejar waktu kerja. Untuk menghindari hal demikian, saatnya berikan perhatian lebih dan kasih sayang pada sepeda motor kita. Karena merawat tidaklah harus sulit 😉 . Berikut ini beberapa langkah mudah dalam merawat sepeda motor:

  1. Periksalah kondisi oli karena sangat berperan penting untuk melumas komponen-komponen mesin, seperti stang seher, seher dan ring seher, kruk as dan noken as atau stang klep. Jika keberadaan minyak pelumas sudah berwarna kehitam-hitaman atau kelenturan daya lumasnya berkurang, maka sebaiknya segera diganti dengan oli yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
  2. Periksa kondisi aki. Jangan biarkan air accu melewati batas maksimum dan minimum yang akibatnya bisa mempercepat kerusakan pada sel-sel accu. Tambahkan air accu pada pagi hari bilamana diperlukan dan apabila baterai atau accu sudah mulai melemah segera lakukan pergantian.
  3. Periksa rantai dan gir. Jangan biarkan rantai terlalu kendor atau terlalu kencang. Cek juga kondisi gir, jika terlalu tajam segera ganti karena jika tidak rantai bisa tiba-tiba putus.
  4. Periksa kabel koil dan busi. Segera ganti kabel yang kelihatannya sudah cukup berumur dan terlihat banyak retakan dan pengerasan pada kabel. Jangan lupa perhatikan keberadaaan busi karena busi sangat vital untuk sebuah mesin kendaraan.
  5. Perhatikan selang bensin. Jangan membiarkan kondisi selang bensin mengeras atau terjadi retakan-retakan, karena bagian dalam selang bisa jadi sudah tidak elastis dan mengakibatkan serbuk kotoran yang berasal dari selang terbawa karburator.
  6. Panaskan mesin selama 2 menit. Panaskan mesin sebelum motor dijalankan agar sirkulasi oli bisa melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak.
  7. Periksa tekanan angin ban. Jangan terlalu keras dan jangan kurang karena bisa berakibat kembang ban motor rusak. Standar untuk ban depan adalah 28 psi dan ban belakang 30 psi.
  8. Gunakan selalu suku cadang asli.

Tips di atas dapat dicoba agar motor kesayangan bikers selalu dalam kondisi prima dan siap antar meluncur ke lokasi tujuan 😉 .

Sumber : roda-dua (edited)