Motor Mogok Setelah Menghadapi Banjir? Tidak Usah Panik!

mogok-karena-banjir

Musim hujan telah tiba! Khususnya bagi warga Jakarta, siap-siaplah untuk menghadapi ancaman banjir yang melanda banyak titik di ibukota. Namun biker tidak perlu khawatir bila harus terpaksa melewati banjir. Berikut ini beberapa tips yang dapat dicoba bilamana kuda besi tunggangan biker tiba-tiba mogok 😉

Ketika menghadapi banjir, banyak motor yang ‘bertumbangan’ dan harus menghadapi kenyataan motornya mogok. Ketika hal itu terjadi, biker janganlah panik. Ada beberapa bagian motor yang perlu biker sebagai pertolongan pertama.

  • Langkah pertama ketika motor mogok setelah menerjang banjir adalah tetap tenang dan carilah tempat teduh atau tempat yang memungkinkan biker leluasa memeriksa si kuda besi tersebut. Setelah itu, keluarkan peralatan yang biasanya menjadi bawaan standar motor seperti obeng atau kunci busi.
  • Periksalah busi motor. Sebab iasanya bagian ini cenderung basah setelah menghadapi banjir. Keringkan busi tersebut dan ruang busi yang ada di mesin. Adapaun caranya dengan menempatkan kain ke lubang ruang busi tadi dan gunakan kick starter beberapa kali untuk membiarkan dorongan dari mesin mendorong air keluar.
  • Periksalah saringan udara motor. Karena biasanya setelah terendam banjir, komponen ini akan menjadi basah yang bila dipaksakan akan membuat motor biker ‘berebet’ ketika dinyalakan nanti. Bila bagian dalam saringan udara yang biasanya berbentuk busa atau saringan terlihat basah, maka untuk sementara copotlah saringan udara tersebut. Baru setelah sampai di rumah/ kantor saringan udara tersebut jangan lupa dijemur dan angin-anginkan, setelah dirasa kering, pasang kembali seperti semula.
  • Lakukanlah setting ulang komposisi settingan bensin dan angin yang ada di karburator. Gunakan obeng untuk melakukannya dan perhatikanlah bunyi dan reaksi mesin motor biker untuk menemukan settingan yang tepat.
  • Periksalah oli motor. Sebab biasanya ketika banjir terjadi, air mampu merembes ke dalam ruang oli yang akan membuat oli tercampur dengan air. Ketika itu terjadi, warna oli biasanya berubah menjadi putih. Jika hal ini terjadi jbiker janganlah panik. Untuk langkah awal, kuraslah ruang oli motor. Langkah tersebut dapat biker lakukan sendiri dengan cara menyiapkan wadah untuk oli yang sudah memutih itu. Keluarkan oli tersebut. Setelah itu, belilah 1 liter bensin dan tuangkan setengahnya ke dalam ruang oli. Lalu gunakan kembali kick starter untuk memompa bensin ke saluran oli yang kemungkinan juga telah dimasuki air. Hal itu berguna untuk mendorong air keluar. Setelah dilakukan kick starter beberapa kali, keluarkan bensin tersebut dari ruang oli melalui lubang yang letaknya di bawah mesin(tempat oli biasa dikeluarkan ketika ganti oli). Kemudian lakukan hal yang sama dengan berbekal setengah liter bensin yang tersisa. Setelah semua selesai dan bila biker memiliki kompresor, semprotlah ruang oli tersebut dengan angin dari kompresor. Setelah itu, masukkan oli baru ke dalam ruang oli yang telah di bersihkan tadi, motor biker pun telah siap melaju kembali.

Tips di atas dapat dilakukan sendiri dan untuk pertolongan pertama setelah sepeda motor biker terpaksa harus berjibaku dengan banjir. Setelah 2-3 hari, periksalah kembali oli motor biker! Apakah memutih? Bila ya, berarti masih ada air yang tersisa. Gantilah kembali oli tadi. Dan yang pasti, untuk pendapat perawatan lebih lanjut segeralah datang ke bengkel resmi 😉 .

Sumber : detikoto