motoGP : Silverstone Angker Bagi Dua Yamaha

motogp-silverstone-2011

Minggu 12 Juni 2011 tepatnya pagelaran motoGP seri ke-6 diselenggarakan di sirkuit Silverstone dalam kondisi trek basah. Juara Dunia Jorge Lorenzo dan rekan setimnya Ben Spies menghabiskan akhir pekan menjelang balapan dengan baik, hasil kualifikasi menempatkan mereka masing-masing di garis ketiga dan keempat. Lorenzo memulai balapan dengan baik, melesat dengan berhasil mengambil posisi pertama dari garis start, sebelum akhirnya berhasil dilalui Stoner.

Silverstone sebagai sirkuit dengan trek basah  disertai hujan lebat ternyata menjadi tempat yang angker bagi dua pilar utama Yamaha. Spies adalah korban dari kondisi trek yang merugikan ini. Setelah awalnya berada di posisi kelima dia terjatuh melintasi kerikil dan memukul dinding. Pembalap Amerika tersebut langsung dibawa ke pusat medis untuk dilakukan pemindaian terhadap kondisi punggung dan lehernya. Hal yang sama terjadi pula pada Lorenzo di lap kesembilan saat mendekat dan berusaha memenangkan pertarungan dengan Dovisiozo, Lorenzo terjatuh dan terhempas ke luar lintasan hingga akhirnya tidak dapat melanjutkan balapan.  Sementara itu, Colin Edwards rider Monster Yamaha Tech 3 yang berada dibelakang Dovisiozo berjuang dengan hebat sampai akhirnya mampu mengibarkan panji Yamaha di podium ketiga.

Saya merasa kecewa karena kecelakaan itu kesalahan saya sendiri. Sayang bagi tim karena mereka melakukan pekerjaan yang sangat baik sepanjang akhir pekan dan juga Fan Club saya yang telah datang kemari untuk mendukung saya. Saya berkendara dengan penuh keyakinan, tapi saya harus menunggu saat yang tepat untuk menyalip Andrea. Kurasa saya bisa berjuang untuk kemenangan dengan Casey, saya tidak khawatir bahwa Simoncelli dapat mengejar saya, namun saya khawatir yang terjadi justru Casey akan terlalu jauh jika saya tidak menyalip Andrea,… lalu saya jatuh! Sekarang situasi telah terbalik. Sekarang kita akan mengejar untuk kemenangan di Assen. Saya ingin mengucapkan selamat kepada Colin! Itu telah menjadi akhir pekan yang baik untuknya dan dia memang layak untuk itu setelah perjuangannya minggu lalu,” ungkap Lorenzo.

Saya sangat kecewa untuk hasil akhir seperti ini setelah kami bekerja keras untuk menjadi lebih siap dalam lomba. Akhir pekan kali ini telah menantang semua orang dengan perubahan cuaca yang berbeda, tetapi kami siap untuk balapan dengan paket stelan yang sangat baik. Waktu itu kondisi trek benar-benar basah, ketika saya menginjak rem dan masuk ke salah satu bagian depan kemudian mengikuti laju pergerakan sampai akhirnya menabrak dinding sebelum saya tahu itu. Kejadian itu membuat cidera pada punggung saya cukup parah, pelindung punggung saya benar-benar rusak tapi benda itu melakukan tugasnya dengan baik. Saya benar-benar merasa kesakitan dan mungkin akan membutuhkan bantalan untuk beberapa hari, tapi saya senang tidak berakhir menjadi lebih buruk. Kami akan mengambil beberapa hari untuk rileks dan memulihkan diri untuk kemudian bertempur kembali di Assen. ” ucap Ben Spies.

Sumber : motogp.com