Sachsenring-Jerman : Pertarungan yang Sangat Dramatis

lorenzo vs stoner

Pembalap Yamaha Factory Racing, Jorge Lorenzo, belum juga bisa menaklukan Sirkuit Sachsenring, Jerman, sejak keterlibatannya menjadi pembalap profesional. Meski begitu, pencapaiannya pada posisi dua di bawah Dani Pedrosa, patut mendapatkan apresiasi. Sebab, Lorenzo mendapatkannya dengan cara manis, yakni dengan menekuk Casey Stoner di tikungan akhir, pada motoGP seri ke-9 Ahad (17/07) kemarin.

Bagi Stoner, ini adalah kekalahan keduanya di tekuk Lorenzo di lap-lap akhir. Pertama saat gelaran motoGP seri Mugello, Italia (03/07), dan kedua di seri Jerman ini. Dari keduanya yang paling tragis tentu saja di Sachsenring. Sebab, posisi Stoner yang sudah sedemikian bagus di depan Lorenzo, sedikitpun tidak pernah mengira akan di salip Lorenzo, persis ketika bendera finish nampak jelas di depan mata.

Saya memiliki kecepatan di beberapa tikungan, tapi tidak dengan kepercayaan diri saya. Akhirnya saya putuskan untuk menurunkan kecepatan” ungkap Stoner dikutip dari situs resmi motoGP.

Sementara itu Lorenzo yang sempat memimpin barisan depan dan silih berganti dengan Stoner hingga Pedrosa, hingga di ujung lap harus puas di posisi ketiga. Namun, mental juaranya terus membumbung tanpa kenal lelah menguntit Stoner. Hingga kesempatan itu datang ketika Stoner mulai menurunkan kecepatan, Lorenzo melibasnya bagai kilat menyalip pembalap Australia itu di penghujung lap.

Saya sangat lelah sekali. Tangan kiri saya kurang bereaksi dengan cepat akibat kelelahan” ketus Lorenzo di kutip Yamaha Racing.

Namun di dua lap terakhir, saya melihat Stoner menurunkan kecepatan. Dan disaat itulah semuanya terjadi, ini ajaib!” sambung pembalap yang kini mengoleksi 153 poin, selisih 15 poin dari pimpinan klasemen sementara, Casey Stoner.

Sumber : motodream