Lorenzo Tampil Sempurna di Misano

lorenzo-misano-2011

Misano Adriatico – Jorge Lorenzo tak kehilangan optimimisme meski gagal merebut pole position motoGP San Marino 2011. Sang juara bertahan masih yakin bisa mengalahkan pemuncak klasemen sementara Stoner. Lorenzo cuma menempati posisi kedua dalam sesi kualifikasi di Sirkuit Misano, Sabtu (3/9/2011). Catatan waktunya 0,12 detik lebih lambat daripada Casey Stoner yang menguasai pole.

Stoner memang begitu dominan akhir pekan ini. Selain menguasai sesi kualifikasi, dia juga jadi yang terbaik di sesi latihan bebas pertama dan ketiga. Meski demikian, Lorenzo yang memenangi sesi latihan bebas kedua optimistis bisa menyaingi Stoner.

Saya pikir kami punya kecepatan yang bagus dan semoga kami bisa melakukannya besok,” pungkas dia.

Alhasil Ahad (4/9/2011) malam WIB, Lorenzo berhasil menyudahi rentetan kemenangan Casey Stoner. Lorenzo memenangi motoGP San Marino setelah berhasil meredam Stoner yang sempat menempelnya dengan ketat mulai dari lap pertama. Dalam balapan tersebut, Lorenzo melintasi garis finis paling pertama dengan keunggulan cukup nyaman dari Dani Pedrosa dan Stoner.

Hasil itu menjadi kemenangan ketiga rider Yamaha musim ini. Kemenangan Lorenzo sekaligus menyudahi tren kemenangan Stoner yang sudah berjalan tiga seri beruntun. Lorenzo sendiri melakukan start dengan baik dan langsung melewati Casey Stoner yang mengawali balapan dari posisi terdepan. Tapi Stoner tidak tertinggal jauh dan bisa menempati posisi dua.

Sementara itu, Valentino Rossi dari Ducati juga melakuan start dengan dahsyat karena bisa merangsek ke posisi enam dari posisi start 11. Tetapi akhirnya ia tetap gagal menginjak podium.

Di barisan terdepan, Stoner pada awalnya memberikan tekanan berat untuk Lorenzo dengan menempel ketat. Namun, pada prosesnya Lorenzo perlahan-lahan mampu membuat jarak dari Stoner. Pada sepuluh lap akhir Stoner justru mendapat ancaman dari rekannya yakni Pedrosa, yang berada di posisi tiga. Pedrosa sukses melewati Stoner di lap-lap akhir.

Hasil Balapan motoGP San Marino 2011:

1. Jorge Lorenzo ESP Yamaha Factory Racing 44m 11.877s
2. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda 44m 19.176s
3. Casey Stoner AUS Repsol Honda 44m 23.844s
4. Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini 44m 29.230s
5. Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda 44m 29.267s
6. Ben Spies USA Yamaha Factory Racing 44m 29.969s
7. Valentino Rossi ITA Ducati Marlboro 44m 35.580s
8. Alvaro Bautista ESP Rizla Suzuki 44m 42.555s
9. Hector Barbera ESP Mapfre Aspar 44m 49.379s
10. Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 44m 49.597s
11. Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini 44m 51.425s
12. Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing 44m 52.383s
13. Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3 45m 5.226s
14. Randy de Puniet FRA Pramac Racing 45m 14.243s
15. Toni Elias ESP LCR Honda 45m 32.033s

pemenang-podium-misano

Dengan hasil ini, Jorge Lorenzo berhasil memangkas selisih dari Casey Stoner bermodal kemenangan di motoGP San Marino. Kini keduanya terpaut 35 poin di papan klasemen sementara. Sebelum balapan di Misano, Minggu (4/9/2011) malam WIB, jarak antara Lorenzo yang menempati posisi dua klasemen dengan Stoner si pemuncak klasemen adalah 44 poin. Setelah memetik kemenangan di Misano, Lorenzo kini mengoleksi 224 poin dan tinggal terpaut 35 angka dari Stoner yang punya 259 angka setelah hanya mampu finis ketiga. Dengan lima seri tersisa duel antara Lorenzo dengan Stoner, niscaya akan kian sengit saja.

Jalannya Balapan

Lorenzo memulai dengan baik dan langsung mengambil alih posisi terdepan dari Casey Stoner. Lorenzo memgakhiri lap pertama dengan dikuntit Stoner, Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso. Sementara itu bendera putih sudah dikibarkan. Ini artinya ada potensi perubahan cuaca dan para pembalap diperbolehkan mengganti motor.

Start apik lain dilakukan Valentino Rossi yang langsung melesat ke posisi enam dari posisi start 11. Di akhir lap pertama ia bahkan bisa menghuni posisi lima.

Stoner terus mengancam Lorenzo dan nyaris menyusul di akhir lap kedua. Tetapi Lorenzo dengan cepat mampu menutup celah.

Nicky Hayden dari Ducati sementara itu terlihat sudah berakhir di gravel, dengan 25 lap masih tersisa dalam balapan. Rossi, rekan setimnya, masih berada di posisi lima membuntuti Dovizioso.

Lorenzo, Stoner dan Pedrosa terlihat mulai menjauhi para pembalap lain di belakang mereka saat balapan memasuki lap keempat. Sedikit ke belakang, Rossi sedang menghadapi ancaman Marco Simoncelli.

Tak lama kemudian, Simoncelli sukses melewati Rossi melalui sudut sempit dalam sebuah tikungan ke kanan. Simoncelli pun kini mengincar Dovizioso.

Pada lap tujuh, cuaca tampaknya mulai berubah lagi. Titik-titik hujan yang sebelumnya muncul disebutkan tak lagi tampak.

Memasuki lap sepuluh, Lorenzo dan Stoner sudah lebih menjauh dari Pedrosa. Sementara Pedrosa yang menempati posisi tiga pun berjarak cukup jauh dari para pembalap di belakangnya.

Simoncelli akhirnya melewati Dovizioso dengan 16 lap tersisa. Kini giliran Pedrosa yang akan coba dikejarnya.
Sementara itu saat ini sudah ada dua pembalap yang tercatat out: Hayden dan Loris Capirossi.

Dengan 15 lap tersisa, Lorenzo kian menambah jarak dari Stoner. Kini keduanya terpisah sampai dengan 1,7 detik. Agak ke urutan belakang, Rossi tengah dikejar oleh Ben Spies dalam perebutan posisi enam.

Memasuki sepuluh lap terakhir, tidak ada perubahan di posisi tiga pembalap terdepan. Di belakangnya ada Simoncelli, Dovizioso, Spies dan Rossi.

Dengan delapan lap tersisa, Stoner bukan hanya semakin tertinggal dari Lorenzo tapi justru diancam oleh Pedrosa. Jarak antara kedua rider satu tim itu pun kian menipis.

Pada akhirnya Pedrosa bisa melewati Stoner dengan enam lap tersisa. Urutan para pembalap terdepan pun berubah: Lorenzo, Pedrosa dan Stoner.

Menjelang garis finis, Simoncelli, Dovizioso dan Spies dengan sengit berebut posisi empat. Duel segitiga pun lahir dengan hasil akhir Simoncelli finis di depan Dovizioso dan Spies.

Sumber : detiksport