YCR: Balapan Malam Perdana Digelar di Bandung

ycr-bandungTahun ini sejarah balapan malam pertama Yamaha Cup Race (YCR) akan terwujud pada seri ke-12 YCR secara keseluruhan musim ini atau ke-3 untuk Region 2 (Jawa). Jalanan beraspal rata di area Lapangan Gasibu (depan Gedung Sate), Bandung, akan disulap menjadi sirkuit sepanjang 950 meter yang menyuguhkan balapan malam pada Sabtu, 24 September.

Adu night race di kompetisi balap satu merek Yamaha ini dipastikan bakal menjadi tontonan sangat menarik. Sekitar 200 pebalap bakal meramaikan balapan unik ini dan bersaing mencatatkan sejarah menjadi jawara pertama di balapan malam YCR.

Layaknya balapan malam tentunya fasilitas penerangan sangat vital. Disiapkan lampu sorot mercury 2×1000 watt di 40 titik. Ada 35 titik lampu dipasang di sirkuit yang disebarkan paling banyak di garis start dan tikungan. Dua lampu lainnya diletakkan di paddock dan booth tiga lampu. Kekuatan penerangan lampu yang disiapkan sudah memenuhi kebutuhan buat balapan malam. Apalagi area di sekitar sirkuit sebetulnya sudah terang karena adanya penerangan jalan raya.

Balapan malam tidak hanya bisa dilakukan di luar negeri tapi juga di Indonesia. Yamaha mewadahi ini untuk memberikan sensasi berbeda buat kompetisi lokal dan pengalaman bagi pebalap. Tentunya ini akan ikut memperkaya kreatifitas sentuhan ajang balapan di Indonesia,” papar Ari Wibisono, Manajer Motorsport Yamaha Indonesia.

Jadwal YCR Bandung mulai dari latihan, kualifikasi dan balapan dilangsungkan dalam satu hari. Latihan dan kualifikasi digelar dari pagi hingga siang hari, dilanjutkan balapan mulai pukul 3 sore sampai 10 malam. Untuk menjadi saksi gelaran akbar balapan malam ini, para penonton dapat menyaksikan tayangan langsungnya melalui layar besar di samping panggung entertainment. Semua kalangan baik keluarga, anak-anak, remaja maupun dewasa juga dapat menikmati hiburan dari band ternama Padi, kompetisi lady bike wash, sexy dancer dan cheerleaders. Termasuk gelaran akbar Jambore ke-1 Yamaha Mio Jawa Barat.

YCR seri Bandung merupakan seri ke-3 YCR region Jawa setelah dilaksanakan di Kediri dan Purwokerto. Persaingannya sangat ketat karena dipenuhi pebalap-pebalap nasional papan atas. Hokky Krisdianto memuncaki klasemen sementara MP1 dengan total poin 69. Disusul Deny Triyugo yang berselisih 8 poin dan Anggi Permana Putra yang mengemas 56 poin. Di kelas MP2 Hokky berada di peringkat kedua dengan nilai 58, tertinggal 8 angka di bawah Sigit P.D.

Hokky sudah pernah merasakan balapan malam terbuka yang setiap tahun diadakan saat Tahun Baru di area stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Menurut Hokky, fisik sangat penting untuk menjaga performa saat balapan malam. “Dengan jadwal yang lebih padat digeber sehari dan sedikit istirahat, dibutuhkan fisik yang kuat. Sedangkan secara teknis prioritas motor pada setingan karburator yang berpengaruh ke total engine. Kerja ban pun akan lebih maksimal jika menggunakan tyre warmer (selimut pemanas ban),” jelas Hokky. Tyre warmer berfungsi untuk memanaskan ban secara merata hingga ke seluruh permukaan ban. Dan jika sudah mencapai suhu yang diinginkan, selimut atau pembungkus ban itu akan menjaga agar suhunya tidak turun lagi. Hal ini sangat penting dalam balapan apalagi buat balapan malam dalam suhu dingin.

Informasi Lebih Lanjut :
Indra Dwi Sunda
PR Corporate & Communication Head
PT Yamaha Motor Kencana Indonesia
indra_prm@yamaha-motor.co.id

Sumber : yamaha-motor