Tips Jalan Jauh Dengan Si Mungil Mio Matic..

mio-putihMengendarai motor matic memang mudah dioperasikan, bahkan bisa dibilang sangat mudah. Tidak hanya kaum Hawa, kini kaum Adam pun telah banyak menggemari jenis motor ini. karena sangat praktis. Walaupun sangat  mudah dioperasikan, tidaklah berarti bikers bisa menggunakannya dengan cara sesuka hati, karena sebenarnya dalam mengendarai motor matic pun ada caranya, apalagi jika perjalanan yang di tempuh sangat jauh, misalnya 300km, 400km, atau lebih. Cara berkendara tersebut dimaksudkan untuk menjaga kondisi mesin agar tetap prima dan meminimalisir terjadinya kerusakan sehingga perjalananpun lancar. Berikut ini tips singkat berkendara motor si mungil Mio untuk penjalanan jarak jauh, semoga bermanfaat 😉 .

  • Pertama, lakukanlah service motor sebelum bikers melakukan perjalanan jauh. Hal ini bertujuan agar performa motor bikers benar-benar fit. Gantilah oli mesin dan gearbox, cek saringan udara, busi, juga pastikan setelan mesin ketika sudah selesai di service apakah sudah cocok menurut bikers sendiri.
  • Kedua, cek kondisi ban. Jika kondisi kembang ban sudah tampak tipis, sebaiknya cepat lakukan penggantian dengan yang baru. Karena sepanjang perjalanan bikers tidak akan pernah tahu seperti apa medannya. Mungkin banyak lubang, atau aspal yang kurang baik, atau bisa juga konsisi jalanan rusak parah. Selain itu untuk menghindari cuaca yang tidak bisa diprediksi, jadi ketika hujan, kondisi ban bisa cukup diandalkan untuk menghadapi jalan yang kurang bersahabat.
  • Ketiga, jika kondisi mesin sudah sangat panas, usahakanlah cari lokasi dan istirahatkan mesin sejenak, apalagi bila bikers terlalu memforsir tenaganya, maka mesin akan cepat panas. Karena berdasarkan hasil analisis, bila motor mio di geber terus, hanya dapat bertahan selama kurang lebih 4 jam. Dan jika dipaksakan, tenaganya akan nge-drop. Daripada terjadi over heating, ada baiknya di istirahatkan dulu deh… kasian kan bikers..:p
  • Keempat, cobalah berkendara dengan sistim ‘kocok gas’ ketika bikers sedang melalui jalan yang banyak pendakiannya. Karena bila langsung di gas secara paksa, justru motor tidak bertenaga dan yang pada akhirnya justru akan berdampak pada konsumsi bahan bakar yang akan semakin boros.
  • Yang terakhir, jangan lupa untuk selalu cek indikator bahan bakar (bensin). Karena mungkin bikers sudah mengetahui bahwa motor matic memang agak kenceng minum bensinnya, di tambah tangki bensin-nya yang kecil (kurang lebih hanya bisa menampung 3,7 liter), jadi kalau diprediksikan hanya mampu menempuh sekitar 120 km sekali isi full bensin. Bilamana bikers belum pernah melewati jalan yang akan diempuh, pastinya bikers tidak akan tahu secara pasti dimana saja terdapat SPBU. Jadi ketika ketemu SPBU dan bensin yang ada di motor bikers  kira-kira tinggal 1 liter, daripada bikers kehabisan bensin di jalan, alangkah baiknya isi bensin dulu yach..jangan sampai bikers harus mendorong si mungil kesayangan..:)

Yang terpenting, keselamatan adalah tetap yang utama !!! Motor tetap sehat, perjalananpun lancar 😉