Kenali gejala “Heat Stroke” saat berkendaraan

untitled

“Bandung semakin panas dan mencapai suhu 32 derajat celcius”, demikianlah potongan berita di koran harian ternama di Jawa Barat. Memang suhu yang semakin panas tidak hanya terasa di Bandung saja, tetapi juga di kota-kota lainnya. Nah untuk para Bikerz yang seharian setia dengan motornya berada di jalanan harus berhati-hati agar tidak mengalami heat stroke.
Heat stroke terjadi akibat suhu tubuh yang terus naik mencapai maksimum 42 derajat Celcius. Sebelum mencapai suhu maksimum, disekitar suhu 39-41 derajat, si penderita akan mengalami “heat stroke” dan kehilangan kesadaran. Adapun tanda-tanda heat stroke di antaranya :

  • Mual-mual (Nausea) bahkan muntah
  • Pusing, mata berkunang-kunang
  • Rasa lelah yang amat sengat, lemah dan sakit otot.

Walaupun demikian, beberapa orang yang terkena heat stroke seringkali tidak merasakan tanda-tanda apapun sebelumnya. Nah, jika bikers bersama sahabat melakukan perjalanan dalam kondisi panas, perhatikan gejala-gejala berikut ini yang terjadi padanya :

  • Terasa panas tubuhnya ketika disentuh (bersalaman)
  • Kulit yang memerah dan panas serta kering tanpa keringat
  • Pucat, kebingungan, berhalusinasi dan disorientasi

Bila demikian kondisinya maka lakukan hal-hal berikut :

istirahat
  • Segeralah menepi untuk beristirahat di tempat teduh dan beri air minum, bila memungkinkan suruhlah untuk mandi dahulu.
  • Bila teman anda sudah terkena heat stroke, bukalah pakaian luarnya agar udara segar membantu menurunkan suhu tubuhnya, segera kompres dengan air basah di area leher, ketiak dan selangkangan. Lakukan hingga suhu tubuh kembali normal.

Beberapa tips bisa para Bikerz lakukan untuk menjaga suhu tubuh tetap normal saat berkendaraan, yaitu :

air-bening

  • Minumlah secara teratur, minimal setiap 2 jam sekali. Air yang diminum akan membantu tubuh dalam mengatur suhu tubuh agar tidak meningkat berlebihan. Bawalah air minum selama berkendaraan, namun bila malas, mampirlah ke mini market yang saat ini sudah banyak terdapat di sepanjang jalan.
  • Pergunakan jaket yang berpori, dimana keringat yang membasahi baju bisa segera mengalami proses penguapan. Proses penguapan akan menjadikan tubuh atau pakaian dalam anda dingin dan secara langsung menyegarkan serta menurunkan suhu tubuh. Beberapa artikel mengatakan bahwa jika pakaian anda basah didalam jaket anda, hal itu lebih baik karena baju yang basah akan membantu suhu anda stabil dan tidak panas.
  • Jika anda menggunakan Balaclava, anda bisa membasahkan balaclava, usahakan bagian yang menutup hidung tidak basah karena bila basah akan menyulitkan anda benafas.

makan

  • Pergunakan kain syal atau handuk kecil yang basah dililitkan pada leher, dengan demikian akan membasahi leher dan juga secara tidak langsung mendinginkan nadi-nadi pada leher tempat darah supply ke otak.
  • Ketika waktunya makan, hindari mengkonsumsi makanan dengan lemak tinggi disaat panas karena tubuh akan memproses lebih keras dan berakibat suhu tubuh mengalami pemanasan.
  • Kenakan pakaian dengan warna terang atau putih, hal ini tentu membantu memantulkan cahaya matahari.
  • Selama tidak berkendaraan, pakailah payung atau topi guna menghindari sentuhan langsung cahaya matahari dengan kulit kepala
  • Nah buat yang merasa cewek gunakan tabir surya untuk melindungi kulit (kalau mau yang cowok juga boleh). Jika kulit terbakar maka akan menyulitkan tubuh menyejukkan diri.

Demikianlah tips untuk para Bikerz dalam mengantisipasi cuaca panas saat ini. Semoga para Bikerz tetap nyaman, aman dan sehat selalu dalam berkendaraan serta menjalani aktifitas sehari-harinya. Just Great !!!