Mengenal Velg dan Tips Hindari Kerusakan pada Velg

velg-motor

Velg (dibaca : velek) adalah salah satu bagian yang mendapat perhatian besar dan menjadi pertimbangan dalam membeli motor. Fungsi spare part motor ini cukup vital sekaligus dapat berfungsi sebagai asesoris yang dapat membuat motor bikers tampil luar biasa. Terutama bagi bikers yang memang membutuhkan style dalam berkendara. Ada baiknya, sebelum memutuskan pembelian sepeda motor, terlebih dulu kenali tipe velg dan cara merawatnya agar tetap awet.

Velg sepeda motor pada umumnya terdiri dari dua jenis, yakni:

  1. Velg palang (solid wheel), dan
  2. Velg jari-jari (spoke wheel).

Lalu bagaimana dengan velg racing, velg motor logam ini terdiri dari campuran alumunium, karbon, dan logam lain. Pada awalnya, campuran logam ini juga dicampur dengan magnesium, namun karena sifatnya yang mudah terbakar, maka mag-alloy velg dilarang untuk dipergunakan dalam keperluan balapan.

Sesuai perkembangan model, saat ini banyak motor dan spare part motor yang mempergunakan velg rim wheel logam, karena lebih ringan, akurat, dan efisien. Akan tetapi, harganya relatif lebih mahal. Kelebihan inilah yang membuat velg tipe ini sering dipergunakan pada balap motor, sehingga dikenal dengan nama velg racing. Selain tampak lebih gagah, velg ini juga sangat baik untuk ban tubeless, karena posisi dudukan ban pada velg lebih sempurna. Ban tubeless disarankan untuk velg logam, dikarenakan ketika ban mengalami kebocoran, maka tidak perlu melepas ban dari velg, sehingga kerusakan pada velg dapat dihindari. Lain halnya dengan velg jari-jari (conventional spoke wheel rim) yang tidak bisa menggunakan ban tubeless. Jika kita telah mengenali velg, maka ada baiknya tidak menyepelekan perawatannya.

Berikut tips memelihara velg sepeda motor :

  • Periksa tekanan udara (angin), sesuai rekomendasi pabrik, baik diisi nitrogen ataupun udara biasa. Mengukur tekanan udara ini bertujuan untuk menghindari kerusakan velg.
  • Jika ingin mengganti atau melepas ban, gunakanlah alat yang tepat. Sebab penggunaan alat yang kurang tepat dapat merusak logam velg yang sifatnya lunak.
  • Velg logam pada kendaraan roda dua memerlukan dynamic balancing, sehingga hindarilah lubang ketika memacu motor agar tidak mempercepat kerusakan velg.
  • Jika membeli motor dengan velg logam, disarankan bikers memilih sistem rem cakram. Ingatlah bahwa dalam velg logam dengan sistem rem kanvas, drum itu sendiri adalah velg. Tidak ada drum yang terpisah. Dengan demikian jika drum rem mengalami kerusakan atau aus, maka bikers harus membeli velg logam secara keseluruhan.
  • Disarankan untuk tidak memperbaiki velg di rumah, khususnya jika belum paham benar terhadap spare part yang satu ini. Velg logam memang dapat diperbaiki, tapi jika kerusakannya sudah parah, patah misalnya, disarankan untuk tidak diperbaiki. Segeralah mengganti dengan yang baru.

Semoga tips singkat di atas bermanfaat dan…selamat berkendara! 😉

Sumber : tnol