Pencurian Motor di 2011 Turun

kunci-ganda-kecil2JakartaPolda Metro Jaya memprediksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) akan meningkat pada tahun 2012. Untuk menekan angka pencurian, polisi akan meningkatkan patroli. Selain itu, warga diminta melakukan pencegahan dengan memasang kunci tambahan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar mengatakan, kejahatan yang diprediksi tetap terjadi dan terus meningkat pada tahun 2012 adalah pencurian kendaraan bermotor dan pencurian dengan pemberatan (curat).

“Data pada tahun 2011, meski kejahatan total turun, tapi ada dua kasus yang memberi kontribusi besar yakni curat dan curanmor. Walaupun curanmor bisa ditekan hingga 49 persen, tapi kita prediksi di 2012 ini masih tetap,” kata Baharudin kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Berdasarkan data Polda Metro Jaya, jumlah curanmor pada 2010 mencapai 10.712 kasus. Pencurian motor paling mendominasi yakni sebanyak 9.114 kasus, sementara mobil sebanyak 1.598 kasus.

Angka pencurian kendaraan bermotor pada 2011 menurun dibanding tahun sebelumnya yakni sebanyak 5.352 kasus, dengan perincian jenis kendaraan yang dicuri yakni 4.565 motor dan 787 mobil.

“Untuk pencurian motornya pada 2011 ini menurun sebanyak 49,91 persen dan pencurian mobil turun sebanyak 50,75 persen,” ujarnya.

Baharudin menambahkan, curanmor ini akan tetap terjadi selama 2012, terutama untuk jenis kendaraan motor. Pasalnya, jumlah motor dari tahun ke tahun juga semakin bertambah.

“Pencurian motor ini cenderung ada saja di 2012, dengan terbukti di 2011 ada organisasi yang sempat mau kirim motor curian ke Afrika, ini jadi perhatian kita di 2012,” katanya.

Untuk kejatahan curanmor ini, modusnya kebanyakan dirusak atau dicongkel. “Kesulitannya curanmor itu olah TKP-nya karena motornya tidak ada bekas di situ,” katanya.

Kejahatan curanmor ini juga terjadi hampir di seluruh kawasan Jakarta dan sekitarnya. “Selama parkir di tempat sembarang, tempat keramaian, curanmor ini akan terjadi di mana pun,” imbuhnya.

Guna mencegah kejahatan tersebut, pengamanan harus dimulai dari lingkungan masing-masing. Selain itu, polisi juga bertindak secara preventif dengan menghadirkan patroli serta tindakan represif bila telah terjadi kejahatan.

“Untuk tindakan represif ini, petugas dilengkapi alat paksa termasuk senjata untuk melumpuhkan pelaku karena pelaku semakin berani,” ungkapnya.

Sementara masyarakat diimbau untuk tetap waspada akan kejahatan tersebut. Pemilik kendaraan diimbau untuk memarkirkan kendaraannya di tempat yang aman dan dilengkapi pengaman tambahan. “Pasang kunci ganda,” imbuhnya.

Sumber: oto.detik.com