Tips Hindari Kriminalitas Jalanan

Jelang lebaran, tingkat kejahatan terus meningkat, tidak terkecuali kejahatan yang menyasar bikers. Pelaku tidak memilih waktu, malam atau siang hari sama saja, dengan berbagai modus yang makin canggih dan tidak terduga.

Bahkan, mereka tidak segan lagi menghabisi korbannya. Bukan pilihan hidup atau mati, tapi terluka atau mati. Tengok saja kejadian yang menimpa salah satu rekan biker,Andre Maulana,  beberapa waktu lalu di Jl. Pulo Mas, sekitar Rawamangun menuju Kelapa Gading. Bikers yang cukup disegani di Jakarta Timur itu di-dor di tempat, beruntung hanya mengenai pahanya dan 15 menit kemudian teman-temannya datang untuk menolong nyawanya.

Kejadian serupa juga menimpa Marulli, seorang wartawan senior yang berkantor di Kawasan Industri Pulogadung ini pulang dini hari.  Persis di jembatan fly over Kranji, langsung disambit dengan sebilah pedang dan saat terjatuh, motornya dibawa kabur.

Saat itu saya dikepung tiga motor dengan kira-kira 4 orang. Tiba-tiba mereka memepet saya dan membentak-bentak saya. “Hey, berhenti!” Berasa ada hal yang ganjil, saya kebut motor saya, tapi si pelaku langsung menghampiri saya dan menyambit pedangnya hingga saya terkapar. Untungnya, tidak berapa lama kemudian ada pengendara lain yang menolong saya,” jelasnya.

Terkait semakin maraknya aksi kejahatan yang menimpa rakyat bikers, Kombes Rikwanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menyarankan rakyat bikers untuk selalu siap diri terutama perjalanan saat malam hari. Berikut beberapa tips menghindari aksi kejahatan bermotor:

1. Hindari jalur sepi

Jalur sepi memang terkadang asik, apalagi untuk sekedar memangkas waktu agar cepat sampai tujuan. Meski begitu, jalur ini juga sering dijadikan target kejahatan bermotor dalam melakukan aksinya.

Sebaiknya menghindari jalur sepi.  Kalaupun terpaksa, pilihlah jalur ramai terutama perjalanan dini hari,” jelasnya.

2. Berlindung ke kantor Polisi

Memang nggak semua biker mengetahui secara pasti letak kantor Polisi terdekat. Sebagai alternatifnya, pengendara dianjurkan dapat mengetahui ujung jalan terdekat yang cukup ramai.

Sebaiknya pengendara cukup tahu posisi di mana kantor Polisi terdekat, biar ada apa-apa langsung bisa minta perlindungan. Atau, minimalnya tahu ujung jalan yang ramai, biar kalau ada apa-apa bisa minta bantuan,” sarannya.

3. Berkendara secara beregu

Diantara tips lainnya, riding beregu dapat dijadikan alternatif yang paling baik, terutama saat melakukan perjalanan dini hari.

Langkah ini untuk mengganggu efek psikologis si pelaku. Dengan rombongan, paling tidak si pelaku akan berfikir ulang dalam melakukan aksinya,” imbuhnya.

Ingat kata bang Napi! Kejahatan tidak hanya karena ada NIAT para pelakunya tapi juga ada karena ada KESEMPATAN! Jadi biker tetap selalu waspada selama berkendara!
Jangan lupa juga untuk dimulai dengan berdoa sejenak sebelum melakukan perjalanan! 😉 Semoga perjalanan biker aman dan lancar selalu!

Sumber : motodream