Neil Amstrong Si ‘Manusia Pertama di Bulan’ Tutup Usia

Neil Armstrong yang tercatat sebagai manusia yang kali pertama menginjakkan kaki di Bulan, telah meninggal pada hari Sabtu (25/8/2012) kemarin pada usia 82 tahun. Kepergian Armstrong adalah sebuah kesedihan di tengah kegembiraan atas keberhasilan robot Curiosity yang telah berhasil mendarat di Mars.

Lembaga non profit yang mengajak masyarakat peduli dan berinovasi demi terwujudnya misi pendaratan di Mars, Explore Mars, menyatakan bahwa Neil Armstrong adalah inspirasi bagi penjelajahan angkasa.

Ketika Neil Armstrong menapakkan kaki di permukaan Bulan, ia memenuhi mimpinya dan aspirasi orang-orang di seluruh dunia pada generasinya,” ungkap Chris Carberry, Direktur Eksekutif Explore Mars.

Ada banyak cara untuk mengenang dan menghargai Neil Armstrong. Keluarga Armstrong misalnya, mengatakan bahwa ada cara sederhana untuk menghormati, yakni dengan mengedipkan mata setiap kali melihat Bulan.

Namun bagi Explore Mars, penghargaan bagi Neil Armstrong haruslah nyata. Mereka mengatakan bahwa penghargaan untuk Armstrong adalah diteruskannya upaya penjelajahan manusia ke angkasa.

Saya percaya tak ada penghargaan yang lebih baik untuk Neil Armstrong selain melanjutkan misi berjalan di benda selain Bumi, menapakkan kaki di Mars, memastikan kita melanjutkan misi penjelajahan luar angkasa yang ia mulai,” kata Artemis Westenberg, Presiden Explore Mars.

Adalah harapan kami bahwa negara dan dunia akan menghargai Armstrong dengan melanjutkan misi yang Armstrong dan Apollo mulai. Kita harus menyusun target untuk menjelajah melampaui orbit rendah Bumi dan ke Mars,” katanya seperti dituliskan di situs web Explore Mars.

Sesaat setelah berhasil mendarat di Bulan, Armstrong mengatakan, “Ini adalah langkah kecil seorang manusia, langkah besar bagi kemanusiaan.”

Westenberg mengungkapkan, “Dengan melakukan misi ke Mars, satu langkah kecil itu akan benar-benar menjadi langkah besar.”

Sumber : kompas