Tabel Perawatan dan Penggantian Suku Cadang Berdasarkan Jarak Tempuh

Perawatan sepeda motor terutama yang berbasis Fuel Injection (FI), haruslah dilakukan secara rutin. Sepeda motor jenis ini dirancang sedemikian rupa untuk memberikan kemudahan transportasi.

Pemilik jaran wesi ini haruslah peka serta teliti, tidak hanya menggunakannya saja. Sebab, ada masa tertentu yang harus diketahui untuk segera mengganti part (suku cadang). Tujuannya agar Vixion, Mio J, Jupiter Z1 atau motor Yamaha lainnya,  dapat dikendarai dengan baik, aman sehingga memberikan rasa nyaman ketika berkendara untuk menempuh setiap tempat tujuan.

Berikut ini beberapa suku cadang Yamaha,  kapan suku cadang tertentu terindikasi aus, dan bagaimanakah ciri-cirinya. Walaupun secara khusus, untuk motor Yamaha berbasis FI- sinyalemen kerusakan itu dapat tedeteksi dengan sinyal berupa kedipan lampu, namun tetap disarankan untuk mengetahui cara manual dengan merasakan ‘keanehan’ pada sepeda motor.

Contoh kecilnya, ketimbang masalah busi saja dan bikers lupa nggak menggantinya dari batas normal (6000 km). Berakibat performa motor turun drastis, mesin cepat panas dan lebih boros BBM. Jika ini terus berlanjut bisa fatal merusak komponen FI lainnya,” ujar Abdul Rahman, Kepala Mekanik salah satu dealer Yamaha di Bekasi.

Berikut ini tabel perawatan dan penggantian suku cadang berdasarkan jarak tempuh, dilengkapi informasi gejala-gejala yang dapat ditimbulkannya bila Anda bandel belum menggantinya juga 🙂 .

 

Kondisi Komponen yang Sudah Aus Kilometer Disarankan untuk Penggantian (dan kelipatannya) Akibat yang Timbul jika Tidak Dilakukan Penggantian
Busi 6.000 km
  • Performa dan tenaga mesin turun·
  • Gejala panas berlebihan·
  • Bahan bakar boros
Filter Oli 9.000 km
  • Pelumasan mesin tidak optimal, komponen mesin cepat aus·
  • Kualitas oli turun, mesin mudah panas
Weight (Roller) 24.000 km
  • Bahan bakar boros.
  • Performa dan tenaga mesin turun.
  • Timbul suara kasar (noise)
Kanvas Kopling 24.000 km
  • Bahan bakar boros.
  • Saat akselerasi tenaga kurang.
  • Timbul panas berlebihan
Filter Udara 9.000 km
  • Bahan bakar boros.
  • Performa dan tenaga mesin turun.
  • Debu masuk ke ruang bakar, timbul suara kasar, komponen mesin aus/rusak
Kanvas Rem 12.000 km
  • Piringan cakaram atau teromol aus.
  • Timbul suara berderit, kemampuan pengereman berkurang
V-Belt 25.000 km
  • Bahan bakar boros.
  • Performa dan tenaga mesin turun.
  • Timbul suara kasar (noise).
  • V-Belt bias putus, komponen Pulley rusak
Gear dan Rantai 15.000 km
  • Bahan bakar boros.
  • Performa dan tenaga mesin turun.
  • Timbul suara kasar (noise).
  • Rantai bias putus, rawan kecelakaan

Sumber : motodream