Atasi Macet, Bandung Terapkan 4 in 1 Apakah Hanya Wacana?

Beban lalu lintas di Kota Bandung kian hari semakin memprihatinkan. Akibatnya kemacetan menjadi pemandangan sehari-hari di kota kembang ini. Jika di Jakarta ada 3 in 1, Polda Jabar menginisiasi untuk menerapkan 4 in 1 di Kota Bandung.

Penerapan 4 in 1 ini akan diberlakukan bagi kendaraan roda empat di kawasan Jalan Djundjunan (Pasteur), Bandung sebagai langkah uji coba. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus mengatakan, bahwa wacana ini sedang terus dikaji oleh pihaknya.

Kita masih akan kaji, dalam membuat 4 in 1 ini, sekarang akan kita matangkan dulu di internal kepolisian, lalu stake holder lain seperti DPRD, dan Pemerintah Kota Bandung,” kata Martinus di Mapolda Jawa Barat, Bandung, Senin (10/12).

Menurutnya langkah tersebut untuk mengurangi beban kendaraan. Hal ini dikarenakan kendaraan di Bandung ini untuk roda empat mencapai 900 ribu unit, sedangkan roda dua mencapai 1,3 juta unit.

Untuk roda empat peningkatannya mencapai 5 persen, sedangkan roda dua mencapai 20 persen setiap tahunnya,” ungkapnya.

Polda Jabar dan Polrestabes Bandung sedang mematangkan konsep yang diharapkan benar-benar mengurangi volume kendaraan. Selanjutnya, akan melibatkan banyak stakeholder untuk mematangkan wacana tersebut.

Kita akan undang pakar, DPRD, Pemkot, Dishub dan semua yang ada keterlibatannya dalam wacana ini. Rencana ini akan dibuat perda, tetapi akan disampaikan kepada publik supaya ada diskusi,” ujarnya.

Dia berharap 2013 wacana 4 in 1 bisa benar-benar diterapkan. Polda Jabar pun meminta semua pihak untuk mendukung wacana tersebut.

Sementara itu Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Hari Santoso mengatakan, Bandung diperkirakan dalam tiga tahun ke depan akan lebih parah soal kemacetan.

Jika dibiarkan terus seperti ini ke depan akan stuck. Ini harus diantisipasi dari sekarang,” ujarnya. Dia pun mengharapkan hal serupa agar wacana 4 in 1 bisa segera terwujud.

Sumber : merdeka