Tips Mengenal Ciri-Ciri Shockbreaker Baru dan Bekas!

Peredam kejut atau shockbreaker merupakan salah satu elemen penting dari sepeda motor yang menunjang kendaraan agar penumpang ataupun pengendara merasa nyaman saat melewati jalanan yang rusak dan bergelombang.

Saat ini sudah banyak toko-toko yang menawarkan  aksesoris dan komponen sepeda motor. Dan peredam kejut atau shockbreaker merupakan salah satu komponen sepeda motor yang banyak diperdagangkan di tempat tersebut.

Di sejumlah lokasi itu, sebagian pedagang menawarkan shockbreaker bekas. Dan mereka juga menyatakannya sebagai barang bekas. Namun, tak jarang di antara mereka yang memperdagangkan shockbreaker restorasi, alias barang bekas yang setelah diperbarui ditawarkan sebagai peredam kejut baru.

Guna mengantisipasi penipuan ini, perlu sedikit kerja ekstra sebelum memutuskan membeli shockbreaker yang diklaim pedagangnya sebagai produk baru. Kunci utama menghindari penipuan itu adalah bersikap teliti. Berikut rekomendasi yang bisa jadi acuan biker sebelum membeli shockbreaker, antara lain :

1. Cermati Seluruh Permukaan Peredam Kejut.

Periksa apakah terdapat sejumlah titik cacat yang bisa saja hasil pengelasan. Biasanya bekas titik pengelasan kemudian dihaluskan dengan gerinda sebelum kembali dicat.

2. Perhatikan Pula Cat Pelapis Produk Itu.

Teorinya, cat atau krom asli sangat sulit mengelupas karena tebal. Apabila terkelupas pun yang terlihat adalah logam bukan lapisan cat lain.

3. Rasakan Apakah Tercium Bau Cat Semprot.

Kini terdapat pula cat semprot berwarna silver serupa dengan krom. Karena itu mungkin saja peredam kejut bekas dicat ulang, supaya nampak seperti produk baru. Waspadai pula karena untuk menghilangkan aroma cat baru, produk itu disemprot dengan vernis yang relatif tak menyebarkan bau.

4. Amati Cetakan huruf, Merek atau Kode pada Bodi Shockbreaker.

Untuk peredam bekas, kode atau merek pasti tak tertutup lapisan cat baru. Lalu, cermati pula stikernya. Peredam baru stikernya tidak buram, tidak pula kusut dan harus melekat sempurna.

5. Lihatlah Lubang Baut di Bagian Bawah Peredam.

Bila barang bekas, cat pada lobang bautnya pasti terkelupas. Untuk mengesankan sebagai produk baru, biasanya bagian ini dihaluskan dan didempul sebelum dipoles cat baru. Untuk menghindari kemungkinan terburuk, korek saja bagian itu dengan kuku. Jika tampak bekas dempul sudah dipastikan produk ini adalah barang bekas.

6. Periksalah Batang Tengah Shockbreaker.

Pastikan tidak ada goresan, jika nampak sejumlah luka berarti shockbreaker itu sudah sering naik-turun menahan beban atau dengan kata lain sudah pernah digunakan.

7. Cek Kerja Shockbreaker.

Tarik dan tekan batang shockbreaker.Pastikan jalannya batang tidak tersendat-sendat. Karena jika terjadi sendatan itu berarti ada udara di dalamnya. Dan, kalau itu terjadi, maka hanya ada dua kemungkinan, shockbreaker bekas atau peredam rusak.

Semoga bermanfaat 😉

Sumber: motodream