Tebing Longsor di KM 100 Tol Cipularang, Akses Jalan Ditutup, Contra Flow di KM 102!

Material longsoran tebing di KM 100 Tol Cipularang yang menutup badan sudah berhasil dibersihkan pada pukul 06.00 WIB, Rabu (13/2/2013). Namun hingga pukul 09.45 WIB akses jalan masih ditutup karena khawatir terjadi longsor susulan. Petugas tengah membuat terasiring di tebing bekas longsor untuk menghindari kejadian serupa.

Kepala Jasa Marga Cabang Tol Purbaleunyi Christianto, mengatakan meski tanah longsoran yang menutup badan jalan sudah berhasil disingkirkan, namun pihaknya belum berani membuka akses jalan.

Pagi tadi jam 6 tanah longsoran sudah berhasil kami bersihkan dari badan jalan, namun kami belum bisa membuka jalan ini takut ada longsoran susulan. Sekarang kami sedang membuat terasiring di tebing untuk hindari longsor lagi,” ujarnya ditemui di lokasi di KM 100, Kampung Wadon kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.

Menurut Christianto longsor terjadi pada Selasa (12/2/2013), pukul 18.45 WIB, saat hujan turun dengan deras.

Waktu kami datang, kami langsung mengecek apakah ada korban atau tidak, tapi sukurlah tidak ada,” katanya.

Material longsoran menurutnya menutupi seluruh badan jalan yang lebarnya 11 meter. Bahkan sampai melampaui jalur Jakarta-Bandung, hingga membuat besi penahan silau ambruk.

Karena akses jalan masih ditutup, petugas masih memberlakukan contra flow di KM 102. Terlihat mobil patroli diparkir dan sejumlah petugas mengarahkan kendaraaan untuk dialihkan ke jalur Jakarta-Bandung.

Jalur Jakarta-Bandung dibagi dua lajur, satu lajur untuk contra flow. Arus pun kedua arah lumayan lancar.

Sumber : detik