Jelang MotoGP 2013, Akankah Rivalitas Rossi-Lorenzo Kembali Terjadi?

Jelang MotoGP 2013 digelar, Yamaha harus lebih dulu memastikan hubungan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo berjalan mulus. Rivalitas antara keduanya, akankah memanas lagi kali ini?

Saat Rossi mengonfirmasi dirinya kembali memperkuat Yamaha di akhir musim lalu, banyak mata langsung tertuju pada Lorenzo. Publik menantikan bagaimana reaksi sang juara dunia terkait bakal dirinya bakal kembali berada satu tim dengan The Doctor.

Pencinta MotoGP masih ingat bagaimana panasnya perseteruan pembalap Spanyol dan rider asal Italia itu tiga tahun lalu. Rivalitas yang dimulai saat Yamaha memutuskan mengontrak Lorenzo di musim 2008. Lorenzo yang saat itu berstatus juara dunia dua kali di kelas 250 cc langsung menyita perhatian dan dapat banyak sanjungan. Dia memang tampil sangat gemilang di awal musim itu dengan dua kali naik podium dan meraih satu kemenangan di tiga race pertamanya bersama Yamaha.

Sejak saat itu Rossi pun mulai terusik. Punya peran besar dalam mengembangkan motor Yamaha dan membantu tim Jepang tersebut meraih gelar juara dunia 2004 dan 2005, Rossi merasa dirinya layak dapat prioritas dibanding si anak baru. Maka dimulailah tiga musim penuh perseteruan antara dua pembalap satu tim itu.

Garasi Yamaha terpecah dengan kubu Rossi dan Lorenzo sama-sama menolak berbagi data balapan. Di beberapa kesempatan balapan, keduanya berulang kali terlibat duel panas di atas lintasan. Kondisi tersebut akhirnya memuncak saat Rossi memberi ultimatum untuk memilih Lorenzo atau dirinya, yang kemudian berakhir dengan kepindahan Rossi ke Ducati.

Rossi kini kembali ke Yamaha, tim di mana Lorenzo menjadi pembalap utama karena dia adalah juara dunia musim lalu. Kali ini kubu Yamaha percaya kalau perseteruan antara kedua pembalap itu tak akan sampai meletup seperti terjadi sebelumnya. Relasi Rossi dan Lorenzo diyakini sudah jauh lebih baik.

Keduanya punya momen yang benar-benar berbeda di kariernya masing-masing. Tiga tahun lalu, ada tensi yang cukup tinggi, tapi kali ini mereka saling menerima dengan sangat baik. Vale masih sangat cepat dan Jorge menyadari kalau rekannya adalah juara dunia sembilan kali, jadi dia harus mengalahkannya,” ungkap tim manajer Yamaha Wilco Zeelenberg pada BBC Sport.

“Sebelumnya, Jorge datang sebagai pembalap muda. Tapi kini dia adalah juara dunia dua kali di MotoGP. Valentino juga menerima kalau Lorenzo adalah pembalap yang cepat dan juga juara dunia. Itu perbedaan besar dibanding 2010,” lanjut Zeelenberg.

Sejauh ini, dari beberapa tes pra musim yang sudah digelar, hubungan Rossi dengan Lorenzo memang terlihat tanpa masalah. Meski belum terlihat sebagai sahabat, keduanya disebutkan sudah mulai membangun relasi yang sehat dengan didasari saling menghormati dan saling menguntungkan.

Saya pikir tak ada perbedaan besar antara Valentino dan Jorge dalam gaya membalap. Kadang benturan terjadi karena Jorge sangat mulus dan cepat di tikungan sementara Rossi sangat kuat dalam braking area dan saat melakukan blocking, juga dalam memanfaatkan momen-moment di akhir balapan“.

Itu bisa memunculkan masalah, tapi saya pikir mereka kini sudah cukup dewasa untuk menyadari kalau yang terpenting adalah menjaga kepala mereka tetap memandang ke depan. Tapi tentu saja mereka berdua ingin menang,” papar Zeelenberg lagi.

Namun Lorenzo meredam spekulasi bakal memanasnya lagi relasi dia dengan Valentino Rossi. Disebut sang juara dunia, dirinya sudah mulai berbicara dengan The Doctor dan berbagi pandangan soal kondisi motor.

Berada satu tim dengan Rossi adalah kebangaan terbesar yang bisa saya rasakan sebagai pembalap. Hubungan kami sudah berubah sekarang dan kami sudah mulai berbicara dan berbagi pandangan terkait kondisi motor,” sahut Lorenzo dalam wawancara yang dimuat di situs resmi miliknya.

Dengan pengalaman yang dimiliki, Rossi disebut Lorenzo akan memberi banyak keuntungan buat Yamaha untuk jadi juara dunia musim ini.

Kembalinya Rossi memberi kami banyak potensi karena Yamaha bisa kembali ke kondisi terbaiknya seperti beberapa tahun lalu. Saat ada rivalitas antara dua pembalap dalam satu tim, motor secara terus menerus akan berkembang dan itu menguntungkan kami,” lanjut Lorenzo.

Seri pertama MotoGP musim 2013 akan digelar di Losail Qatar akhir pekan ini. Lorenzo adalah juara bertahan di sirkuit tersebut setelah memenangi balapan yang sama tahun lalu.

Sumber: detik

 

%d blogger menyukai ini: