Tes Keiritan Yamaha X-Ride nih!

  •  Tes Ride oleh Blogger kang Taufik (tmcblog)


Bro sekalian, malanjutkan artikel sebelumnya tentang metode pengukuran konsumsi bahan bakar unit test ride sepeda motor yang dilakukan oleh tmcblog, maka pada Uji coba pertama kita berlakukan pada Unit Yamaha X-Ride. Setelah dikuras sampai tandas, lalu dimasukkan 1 liter bensin (premium) di tangkinya,  dicatat odometer awalnya Yamaha XRide (70,5 km) lalu tmcblog bawa riding muter muter kota-kabupaten Bogor . ..  kemana aja?

Rute yang tmcblog pilih adalah Jalan Soleh Iskandar, jalan Raya Bogor, jalan Raya Karadenan , Jalan Raya Tegar Beriman, jalan Raya Bogor, jalan Raya Sentul, mampir di Wijaya Nurseri untuk membeli tanaman, lalu ke jalan Babakan Madang (sentul raya), hotel Haris Sentul, Bukit Sentul Boulevard, jalan Cikeas Raya, Jl Cimahpar, jalan Pandu, jl Tegal Lega , jalan Malabar Ujung, masuk Nurseri IPB mencari jeruk nagami, balik lagi ke jalan Pajajaran, masuk jalan Pangrango, masuk jalan Jalak Harupat, jalan Sudirman, lalu jalan RE Martadinata . ..   (lihat peta di bawah)

Gaya ridingnya campur-campur . . . Macet stop and go di mulut jalan Soleh Iskandar karena pembangunan fly over Tol Bogor ring road, jalan pelan-pelan karena jalanan basah karena habis hujan di jalan Karadenan, ngebut mendekati 100 km/jam di jalan Tegar Beriman yang mulus dan luas,  jalan santai 60-70 km/jam di hampir sebagian sisa perjalanannya.

Nahhh mulai masuk mulut jalan Sudirman kota Bogor, X-Ride dah mulai mengalami gejala tarikan tersendat sendat . ..  dan akhirnya di samping Sekolah Taman siswa jalan RE martadinata Bogor itulah mengapa gambaran petanya cuma sampai di Jalan RE Martadinata Bogor 😀 . . . akhirnya X-Ride sudah gak bisa distarter lagi.

Lalu setelah distarter nggak nyala mesinnya . . . kesimpulannya, bbm bensin di tangki sudah habis . ..  lalu jepret kembali odometer akhir 122,6 km . . . so tmcblog telah menempuh perjalanan sejauh (122,6-70,5) = 52,1 km dari mulai pengisian bbm 1 liter sampai motornya mogok !! . . . Yamaha X-Ride bisa Jalan 52,1 km hanya dengan 1 Liter bensin . .

Sumber : tmcblog

  •  Tes Ride oleh Blogger kang Iwan Banaran
Yamaha X Ride

Sudah hampir seminggu lamanya Blogger ditemani sang X-Ride. Wira-wiri mengantarkan anak kesekolah….istri ke kantor hingga belanja ke pasar menjadi suguhan sehari-hari. Makanya kalau dikalkulasi….sidual purposes matic lebih banyak digunakan untuk boncengan ketimbang sendirian. Porsi tersebut sekitar 70%. Hhhmm…hampir jarang dewean. Paling ketika tes top speed serta handling dijalan raya sang kuda tidak perlu bekerja berat. Dan seperti biasa…Blogger mengaplikasi metode top up yakni isi bensin hingga mulut lubang tanki yang kemudian diisi kembali dengan ketinggian sama. Oktan 88 alias Premium menjadi pilihan sebab dipercaya menjadi komsumsi bahan bakar yang sering digunakan. Dan berikut hasil dan jalannya testing…..

Ngacir ke SPBU Kebayunan Sukatani Depok….dengan telaten sang petugas menunggu bensin “peres” nyodok bibir atas tanki. Dirasa cukup….serahkan uang 13ribuan tanda refill sukses. Segera menyingkir menuntun sikuda besi ke tempat aman. Jepret jarak tempuh nongkrong di angka 5,2 km. Setelah itu….sang X-Ride Blogger gunakan wira-wiri menjelajah jalanan beton Depok, mendaki gunung putri Bogor, mengantarkan anak istri hingga eksplorasi top speed plus handling pada kecepatan tinggi di jalan raya. Rute-pun bervariasi. Mulus, bergelombang, nanjak habis sampai jalanan rusak. Lek uwong ngono pokoke iso bengek kangbro. Jujur…IWB bukanlah tipe yang perduli dengan komsumsi bahan bakar. Stop go tidak jarang gas mentok IWB lakukan guna mengetahui dan menganalisa kekuatan accelerasi sang X-Ride…

Kekuatan suspensi juga menjadi konsen utama Blogger. Makanya porsi X-Ride untuk boncengan hampir mendominasi jalannya test ride. Anak istri merasakan kenyamanan lebih dibanding matic lain (kita bahas diartikel terpisah). Wis…makin kerasan dikit-dikit kedua buah hati ingin ikut Blogger kemana-mana. Praktis jika dikalkulasi porsi boncengan mencapai kisaran 70% dari keseluruhan simulasi.

Singkat cerita, 3 hari berlalu……jarak tempuh terus bertambah. Setelah indikator turun hampir setengah…..Blogger merasa, inilah saatnya. Ngacir ke pom bensin yang sama…pengisian kembali dilakukan. Mesin SPBU memompa kecorong tanki…..sipetugas ngisi sambil terus ngelirik ke kuda besi yang Blogger pakai….

 

Matanya menjelajah dari depan kebelakang. Nampak jelas rasa penasaran…iki motor opo to? mungkin itulah yang ada dalam pikiran doi. Asli, nunggang X-Ride selama 5 hari memang kayak artis mzbro. Mungkin karena bentuknya yang rada nyleneh dan populasi masih sedikit. Bahkan nyonya Blogger cerita ada orang yang tiada sungkan bertanya saking penasaran dengan kuda besi yang dipakai.

Rata-rata komentarnya cukup positif…“keren teh…gagah!” ujar mereka sambil mempelototi lekuk-lekuk desain X-Ride.

“Kayak robot yah..” seru lainnya lagi. pengalaman serupa Blogger alami saat melintas di jalan raya. Dua pemuda boncengan menepuk bahu temannya dan mengatakan..

”Sob…pelan, itu motor apaaan yah?” serunya sambil memberikan isyarat ke temannya. Keduanya mengurangi kecepatan dan berlagak tidak melihat Blogger. Padahal seluruh percakapan sayup-sayup terdengar di telinga. Setelah jejer salah satu  nyeletuk..”merk apaan ya ini?. Wah…keren ini mah celotehnya ke rekan. Sinyal bagus untuk YIMM?. Entahlah, terlalu prematur menyimpulkan…

Pengisian sudah usai. Menghabiskan 2,895liter atau setara dengan 13,028ribu rupiah. Kilometer menunjuk angka 117,8km dengan posisi bensin dibibir tanki atas. So…jika dikalkulasi maka akan diperoleh hasil….

117,8 (km) – 5,2 (km) = 112,6 (km) : 2,895 (liter)  = 38,89km

Jadi….berdasarkan test ride harian dengan berbagai kondisi rute jalanan macet, lancar, datar, tanjakan, dengan mayoritas boncengan gaya berkendara non eco riding….seliter Premiun X-Ride mencapai 38,89km. Analisa Blogger….rata-rata terbaik jika sendiri dan jalan lebih smooth tidak ada handycap bobot pengendara 80kg (Blogger)…mungkin pada kisaran 43-44km. Semoga menjawab rasa penasaran sampeyan semua. So…seliter Premium 38,89km??

Sumber : IwanBanaran