Suka Geber-Geber di Lampu Merah? Ada Info Penting Nih!

Kebiasaan masyarakat untuk memanaskan mesin kendaraan bermotor dalam jangka waktu lama ternyata memiliki efek negatif bagi lingkungan. Karena, selain ‘membuang’ bensin, produksi emisi pun jadi meningkat.

Anggota Tim Transportasi, Lingkungan, dan Infrastrukstur Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Indra Chandra Setiawan menjelaskan bahwa ada banyak salah kaprah di masyarakat.

Masih banyak yang panasin mesin sampai setengah jam. Itu kan kendaraan idle, padahal idle itu tidak menghasil apa-apa selain pemborosan bensin dan emisi,” katanya.

Dia pun menjelaskan kalau memanaskan mesin tidak perlu lama-lama. Memanaskan mesin yang lama itu adalah buah dari kemalasan masyarakat untuk membaca buku petunjuk.

Buku petunjuk dibuat oleh insinyur-insinyur tapi tidak disentuh. Hanya disimpan saja, untuk alasan ketika menjual kendaraannya lagi, ‘ini lho buku petunjuknnya saja masih mulus‘,” ujarnya.

“Lihat juga di lampu merah, motor malah digeber-geber. Itu kan salah. Buang bensin dan nambah emisi. Coba bayangkan kalau semua pengendara tidak lakukan hal itu, berapa liter bensin yang bisa kita selamatkan,” tambahnya.

Kita memang harus menekan pemerintah, tapi kita sebagai konsumen juga harus berbuat sesuatu,” lugasnya.

 

sumber : detikoto