Tips Merawat Sepeda Motor di Musim Hujan

motorderrr-201311171652271

Musim hujan sudah tiba di Kota Bandung. Waktunya yang tidak dapat diprediksi menyebabkan agenda harian kita kerap terganggu. Bagi pengendara sepeda motor, berkendara dibawah derasnya hujan yang turun menjadi opsi bagi Bro sis yang dikejar deadline. Hal tersebut dilakukan agar pekerjaan Bro sis tidak semakin berantakan karena turunnya hujan. Namun hati-hati, kendaraan sepeda motor yang terkena air hujan juga beresiko. Jangan sampai sepeda motor Bro sis bermasalah karena musim hujan sehingga menyebabkan agenda harian Bro sis semakin berantakan.

Nah agar performa sepeda motor Bro sis tetap baik berikut ini kami berikan tips merawat motor di musim hujan.

Cuci Motor

Segeralah cuci motor Bro sis setelah terkena air hujan. Air hujan memiliki kandungan zat asam yang bisa sebabkan kerusakan pada cat motor. Sesibuknya Bro sis dengan pekerjaan Bro sis, cobalah luangkan waktu sedikit untuk menyuci motor Bro sis walaupun hanya sekedar mengguyur seluruh body motor dan bagian penting lainnya dengan menggunakan air biasa. Setelahnya keringkan dengan baik agar terhindar dari karat.

Penambahan Tekanan Ban 

Periksa tekanan ban motor Bro sis. Banyaknya genangan air yang diterobos pada saat hujan bisa mengurangi tekanan ban motor Bro sis. Tekanlah menggunakan jempol tangan Bro sis untuk mengukur tekanan ban. Jika tekanan ban kurang dapat menyebabkan permukaan telapak ban yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan semakin banyak sehingga bisa sebabkan ban motor menjadi cepat tipis atau gundul.

Rantai

Air hujan yang memiliki zat asam dapat menimbulkan karat apabila terkena besi termasuk rantai motor. Nah bagi Bro sis pengguna sepeda motor yang menggunakan rantai dan tidak menggunakan penutup rantai hal tersebut bisa mudah terjadi pada motor Bro sis. Untuk itu gunakanlah penutup rantai motor agar terlindungi dari percikan air hujan secara langsung. Bro sis juga harus rajin mengecek kondisi rantai motor Bro sis. Apabila terlihat kering segeralah berikan cairan oli atau pelumas untuk rantai. Jika kondisi rantai motor Bro sis kendor, kencangkan agar kondisi sepeda motor Bro sis tetap terjaga.

Kanvas Rem dan Piston Cakram Rem

Kanvas rem itu terbuat dari bahan asbes yang bila terkena air maka akan menggelembung dan mengeras pada saat sudah kering. Oleh sebab itu saat Bro sis selesai mencuci motor ada baiknya Bro sis menginjak pedal rem dengan tujuan agar kanvas kering. Jika tidak maka rem motor Bro sis akan menjadi keras saat pedal rem di injak.

Sementara pada bagian rem cakram, perawatan yang Bro sis lakukan cukup mudah yaitu dengan membersihkan komponen yang ada pada bagian rem cakram (misalnya disk cakram). Rem cakram bersifat terbuka dan ketika Bro sis melibas genangan air maka kotoran akan menempel pada bagian disk cakram.

Busi

Diibaratkan busi ini adalah jantungnya sepeda motor. Setelah Bro sis membersihkan motor jangan lupa untuk melakukan pengecekan ke busi dengan cara mencabut kop atau karet penutup busi kemudian tiup agar bersih dan air yang ada di bagian busi bisa hilang. Atau Bro sis juga bisa mengeringkannya dengan cara mengelap bagian busi yang terkena air.

Kotak Saringan Udara.

Jangan lupa jika motor Bro sis terkena air hujan Bro sis bisa coba bersihkan komponen yang lain seperti kotak saringan udara. Jika komponen motor yang satu ini basah maka pembakaran di ruang bakar mesin akan terganggu.

Knalpot 

Kotoran air hujan biasanya bukan hanya menempel pada bagian body spakbor tapi juga menempel pada bagian dalam leher knalpot. Sebaiknya Bro sis juga membersihkan bagian yang satu ini agar sistem pembuangan pada motor tetap berfungsi dengan sempurna. Caranya Bro sis bisa keluarkan air hujan yang masuk ke dalam knalpot. Semprotkan oli ke dalam bagian knalpot dan olesi bagian leher knalpot dengan grease. Nah jika sudah Bro sis bisa pasang kembali dan panaskan kembali motor yang memakan waktu kurang lebih 5 menit.

Rem Depan dan Rem Belakang

Komponen motor yang sering terjadi saat musin hujan atau saat Bro sis mengendari motor di musim hujan adalah rem bagian depan dan rem bagian belakang. Hal tersebut di tunjukan dengan adanya bunyi pada bagian rem. Bro sis tidak usah panik karena bunyi tersebut muncul akibat kanvas rem yang basah.

Kabel Body

Jika motor Bro sis memiliki body terbuka pastikan bahwa kabel yang terhubung tidak terkena air alias kering. Karena apabila bagian socket atau kabel terkena air akan menyebabkan korslet sehingga bisa merusak komponen motor yang lainya.

Semoga bermanfaat Bro sis 🙂

Sumber

Tinggalkan Balasan