Alasan Ban Motor Punya Patokan Tekanan Angin yang Ideal

Setiap komponen di sepeda motor memiliki peran yang sangat penting, salah satunya ban. Ban jadi tumpuan sepeda motor saat melaju di jalan raya, untuk itu kamu perlu memperhatikan kondisi ban sepeda motor ini. Jangan sampai kamu mengalami kejadian tak menyenangkan akibat ban sepeda motor yang tidak terawat.

Beberapa cara untuk menjaga ban sepeda motor agar tetap aman dan nyaman dikendarai antara lain dengan rutin membersihkan ban dari kotoran seperti kerikil yang menempel di sela-sela ban sepeda motor, ganti ban yang sudah sering ditambal agar bocor tak lagi terulang, dan terakhir memeriksa tekanan angin pada ban agar sesuai dengan standar.

Namun masih banyak yang belum menyadari pentingnya menjaga ban sepeda motor ini, terutama untuk menjaga tekanan angin di ban agar sesuai dengan tekanan yang telah ditentukan. Tekanan angin pada ban ini harus benar-benar kamu perhatikan karena tidak boleh kelebihan atau kekurangan.

Tekanan angin yang terlalu berlebihan bisa membuat daya cengkram ban terhadap permukaan jalan raya menurun dan ini bisa membahayakan kamu karena ban sepeda motor akan lebih mudah tergelincir, terlebih saat musim hujan seperti sekarang ini. Sedangkan kalau ban sepeda motormu punya tekanan angin yang kurang bisa membuat tarikan sepeda motor menjadi lebih berat dan menipisnya permukaan ban yang membuat ban jadi cepat rusak.

Makanya sangat penting untuk mengetahui tekanan angin yang ideal untuk ban sepeda motormu. Untuk ban depan sepeda motor, biasanya tekanan angin yang ideal sekitar 28-30 Psi. Sedangkan untuk ban sepeda motor bagian belakang, tekanan angin yang ideal sekitar 33-34 Psi. Tetapi kamu juga bisa melihat tekanan angin yang ideal untuk ban sepeda motormu pada tabel rekomendasi dibagian depan sepeda motor.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.