Rem Bermasalah, Bukan Hari Kemenangan untuk Lorenzo

Lorenzo

Austin – Jorge Lorenzo sejak awal sudah merasa tak yakin bisa bersaing di baris terdepan karena masalah rem. Rider Movistar Yamaha itupun puas dengan finis runner-up.

Dalam balapan MotoGP Austin di Circuit of The Americas, Senin (11/4/2016) dinihari WIB tadi, Lorenzo yang start dari posisi dua sudah tak percaya diri dengan motornya sejak sesi pemanasan. Saat waktu balapan tiba, Lorenzo mengaku bermasalah dengan rem sehingga sempat melebar di beberapa putaran awal.

Masalah itu pula yang membuatnya tak bisa melaju dengan maksimal untuk mengejar Marc Marquez. Pada akhirnya, pebalap 28 tahun itu harus puas finis 6,107 menit lebih lambat dari rivalnya yang membesut Repsol Honda tersebut.

Dengan adanya isu pada rem, Lorenzo pun menyebut fokusnya di balapan ini adalah tidak terjatuh dan finis sebaik mungkin. Setelah kehilangan poin karena gagal finis di Argentina, tambahan poin di Austin akan krusial apalagi sejumlah pebalap seperti Valentino Rossi, Andrea Dovizioso, dan Dani Pedrosa mengalami crash.

“Saya sangat senang bisa menyelesaikan balapan karena hari ini kondisinya sangat rumit. Di sesi pemanasan, sulit untuk meyakinkan diri saya bahwa bisa cukup kompetitif untuk bertarung memburu podium,” ujar Lorenzo dikutip Crash.

“Saya melakukan kerja bagus dengan berpikir positif dan mencoba untuk yakin serta start dengan baik. Masalahnya adalah saya tak bisa menghentikan laju motor dan itulah kenapa saya melakukan sejumlah kesalahan di belokan pertama dan di sejumlah tikungan hairpin saat mencoba merebut posisi pertama.”

“Saya berharap bisa lebih cepat, tapi hari ini itu mustahil dan setiap kali saya malah cuma lebih lambat dan lambat lagi. Jadi hari ini bukanlah hari untuk kemenangan dan saya tahu itu sejak lap tujuh atau delapan. Saya cuma perlu menuntaskan balapan dan mendapatkan poin.”

“Sejumlah pebalap yang ingin bersaing dalam kejuaraan terjatuh sehingga tahun ini mungkin kita akan melihat lebih banyak kesalahan-kesalahan dibandingkan empat atau lima tahun terakhir. Sekarang karena kami jatuh di Argentina, yang terpenting adalah tidak jatuh lagi dan mencoba mengurangi selisih dengan Marc di balapan-balapan berikutnya,” tandasnya.

Dengan hasil ini, Lorenzo kini menempati posisi dua klasemen kejuaraan dengan nilai 45. Marquez masih memimpin dengan 66 poin dan Rossi ada di peringkat tiga dengan 33 angka.


Sumber

Gagal Finis di Austin, Rossi Langsung Alihkan Fokus ke Jerez

Gagal FinisAustinRider Yamaha, Valentino Rossi, gagal finis di MotoGP Austin. Dia langsung mengalihkan fokus ke seri berikutnya yang akan berlangsung di Jerez.

Saat beradu cepat di Sirkuit Austin, Amerika Serikat, Senin (11/4/2016) dinihari WIB, Marc Marquez menjadi juaranya. Jorge Lorenzo dan Andrea Iannone menjadi pelengkap podium.

Di balapan kali ini, Rossi harus menyudahi balapan lebih awal. Dia terjatuh saat lap kedua hingga harus ke pit lebih awal.

Rossi mengaku mengalami masalah pada kopling motornya, tapi dia juga mengungkapkan hal positif yang ditunjukkan oleh YZR-M1 tunggangannya.Italiano itu menatap balapan seri berikutnya di Jerez pada 24 April mendatang.

“Sayang sekali karena saat start sialnya saya membakar koplingnya. Saya menempati posisi ketiga, tapi koplingnya banyak mengalami masalah. Jadi, saya harus memperlambat laju kendaraan dan mencoba memperbaiki kopling dan saya kehilangan posisi,” kata Rossi di situs MotoGP.

“Di saat yang sama, saya merasa tak tertinggal terlalu jauh, saya merasa motor yang saya kendarai mulai membaik, kami bekerja dengan baik sepanjang pekan dan saya merasa cukup cepat.”

“Saya merasa bahwa koplingnya sudah mulai kembali bagus. Tapi saat saya melewati tikungan dua, saya tak merasakan bahwa laju motor terlalu cepat. Tapi, jika melihat hasil akhirnya saya telalu cepat.”

“Ini sungguh disayangkan karena kami kehilangan beberapa poin dalam kompetisi dan juga karena kami bisa membalap dengan bagus. Sisi positifnya kami sangat kuat dan sangat cepat. Jadi, kami akan siap di Jerez,” imbuhnya.


Sumber

Hasil Race MotoGP Amerika 2016 Tadi Malam : Marquez Masih Jadi Raja, Lorenzo Kedua, Rossi Gagal Finis

jorge-lorenzo-marc-marquez

Marc Marquez menuntaskan dominasinya di Circuit of The Americas di seri ke-3 MotoGP 2016 setelah berhasil menjadi yang tercepat di sesi race yang berlangsung dini hari tadi.

Marquez yang sudah diprediksi akan tetap mendominasi race langsung melaju sejak start dan sama sekali tidak tersentuh oleh rider lain hingga finish. Finish di posisi 2 ada rekan senegaranya dari tim Yamaha, Jorge Lorenzo disusul Iannone dari tim Ducati.

Naas bagi “The Doctor” Valentino Rossi, tampil apik di sesi kualifikasi namun Rossi harus berakhir gagal finis di sesi balapan setelah terjatuh di lap ke-2. Dengan hasil ini Marquez kokoh memimpin klasemen MotoGP 2016 dengan poin 66, disusul Lorenzo dengan 45 poin dan Rossi dengan 33 poin.

 

Hasil MotoGP Austin Circuit of The Americas 2016 tadi malam

1. Marc Marquez | ESP | Repsol Honda Team (RC213V) 43m 57.945s
2. Jorge Lorenzo | ESP | Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 44m 4.052s
3. Andrea Iannone | ITA | Ducati Team (Desmosedici GP) 44m 8.892s
4. Maverick Viñales | ESP | Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 44m 16.367s
5. Aleix Espargaro | ESP | Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 44m 18.656s
6. Scott Redding | GBR | Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 44m 26.906s
7. Pol Espargaro | ESP | Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 44m 30.057s
8. Michele Pirro | ITA | Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 44m 30.702s
9. Hector Barbera | ESP | Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 44m 32.537s
10. Stefan Bradl | GER | Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 44m 38.156s
11. Alvaro Bautista | ESP | Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 44m 43.368s
12. Eugene Laverty | IRL | Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 44m 45.072s
13. Tito Rabat | ESP | Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)* 44m 45.371s
14. Yonny Hernandez | COL | Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 44m 49.135s
15. Loris Baz | FRA | Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 45m 10.874s
16. Cal Crutchlow | GBR | LCR Honda (RC213V) 45m 17.197s
17. Bradley Smith | GBR | Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 45m 25.981s
Dani Pedrosa | ESP | Repsol Honda Team (RC213V) DNF
Andrea Dovizioso | ITA | Ducati Team (Desmosedici GP) DNF
Valentino Rossi | ITA | Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) DNF

Klasemen MotoGP 2016 Terbaru

1 Marc Marquez Repsol Honda 66
2 Jorge Lorenzo Movistar Yamaha 45
3 Valentino Rossi Movistar Yamaha 33
4 Pol Espargaro Monster Yamaha Tech 3 28
5 Dani Pedrosa Repsol Honda 27
6 Hector Barbera Avintia Racing 25
7 Andrea Dovizioso Ducati Team 23
8 Maverick Vinales Team Suzuki Ecstar 23
9 Eugene Laverty Aspar Team MotoGP 21
10 Aleix Espargaro Team Suzuki Ecstar 21
11 Andrea Iannone Ducati Team 16
12 Scott Redding Octo Pramac Yakhnich 16
13 Bradley Smith Monster Yamaha Tech 3 16
14 Stefan Bradl Aprilia Racing Team Gresini 15
15 Alvaro Bautista Aprilia Racing Team Gresini 14
16 Michele Pirro Octo Pramac Yakhnich 12
17 Tito Rabat Estrella Galicia 0,0 Marc VDS 11
18 Jack Miller Estrella Galicia 0,0 Marc VDS 2
19 Yonny Hernandez Avintia Racing 2
20 Loris Baz Avintia Racing 1


Sumber

Usaha Rossi Ulangi Hasil Tahun Lalu

Rossi..

Meski Yamaha tak memiliki rekor bagus di Austin, musim lalu Valentino Rossi mampu naik podium. Rossi akan mencoba mengulang pencapaiannya itu di akhir pekan.

Sejak menggelar MotoGP pada 2013, Austin selalu menghadirkan Marc Marquez [Honda Repsol] sebagai pemenang. Sementara itu hasil terbaik dari Yamaha hanyalah finis ketiga yang disumbangkan Rossi di 2015 dan Jorge Lorenzo di edisi perdana.

Setelah finis runner-up di Argentina, pebalap Yamaha itu menduduki peringkat kedua klasemen dengan 33 poin, tertinggal delapan poin dari Marquez dan unggul enam poin dari Dani Pedrosa. Rossi berharap tren podium bisa berlanjut di Austin.

“Aku senang kembali ke Texas dan balapan di Circuit of The Americas. Kami harus bekerja keras di Austin karena krusial untuk memahami dengan cepat bagaimana motor, ban, elektronik dan lintasan ini bersamaan,” ungkap Rossi yang dilansir Crash.net.

“Lebih jauh lagi di lap-lap terakhir aku tidak terlalu tangguh jadi kami mesti meningkatkan motor dengan ban-ban ini,” lanjut juara dunia sembilan kali itu.

“Secara historis ini adalah sebuah sirkuit yang sulit bagi kami untuk Yamaha, tapi tahun lalu aku bisa meraih podium. Jadi aku akan mencobanya lagi tahun ini,” cetus Rossi.


Sumber

Rossi Bermasalah dengan Motor Kedua

rossiafp

Termas de Rio Hondo – Kecepatan Valentino Rossi terlihat menurun setelah dia berganti motor dalam balapan MotoGP Argentina. Rossi menyebut motor kedua telah memberinya masalah besar.

Start dari posisi kedua di Autodromo Termas de Rio Hondo, Senin (4/4/2016) dinihari WIB, Rossi terlibat pertarungan sengit dengan Marc Marquez sejak balapan dimulai. Keduanya mampu memisahkan diri dari kerumunan dan saling salip di beberapa kesempatan.

Sampai kemudian pergantian motor mengubah jalannya persaingan tersebut. Seperti diketahui, Race Direction memutuskan pebalap wajib mengganti motor di putaran 9, 10, atau 11 dan memotong durasi balapan menjadi hanya 20 lap –awalnya 25 lap. Keputusan ini diambil sebagai respons dari insiden pecah ban yang dialami Scott Redding di sesi latihan bebas keempat.

Selepas berganti motor, Marquez tetap melaju kencang dan mampu mempertahankan posisi terdepan. Sebaliknya, kecepatan Rossi menurun dan dia makin tertinggal dari Marquez.

Marquez akhirnya tak terganggu sampai garis finis. Sementara Rossi yang kesulitan dengan lajunya malah harus terlibat pertarungan dengan rider Suzuki Ecstar Maverick Vinales, serta duo Ducati, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone.

Namun, menjelang berakhirnya balapan, Rossi mendapatkan keuntungan tak terduga. Vinales mengalami crash, sementara Iannone dan Dovizioso malah bertabrakan. Rossi pun naik dari posisi keempat ke posisi kedua. The Doctor untuk pertama kalinya naik podium pada musim ini setelah cuma finis keempat di Qatar.

“Ini sangat disayangkan karena di paruh pertama balapan saya jauh lebih tangguh. Jadi, saya pikir saya bisa bertarung untuk kemenangan,” tutur Rossi di motorsport.com.

“Untuk beberapa alasan di motor kedua, dengan ban yang baru, saya tidak merasa baik. Saya punya banyak masalah untuk mendapatkan kecepatan yang sama,” imbuhnya.

“Kondisinya sangat buruk dan saya tak pernah bisa mendapatkan ritme, dan pada akhirnya Vinales dan dua pebalap Ducati datang,” katanya.

“Tapi, di tikungan terakhir dua pebalap Ducati keluar dari balapan, jadi 20 poin ini seperti emas untuk kejuaraan,” tutur juara dunia sembilan kali itu.

Menurut Rossi, dia sebenarnya bisa menuntaskan balapan tanpa harus berganti motor. Akan tetapi, karena Race Direction telah mewajibkan adanya pergantian motor demi alasan keamanan, dia pun menerimanya.

“Bagi saya, kami bisa saja menjalani balapan tanpa masalah apapun. Kami bisa melewati 25 lap (dengan satu pasang ban). Namun, karena alasan keamanan, tak masalah kalau harus seperti ini,” ujarnya.

Rossi kini menempati posisi kedua di klasemen MotoGP dengan koleksi 33 poin dari dua seri. Dia tertinggal delapan poin dari Marquez.


Sumber

Marquez Juara, Rossi Runner-up, Lorenzo Terjatuh

hasil-MotoGP-ArgentinaTermas de Rio HondoRider Repsol Honda Marc Marquez tampil sebagai pemenang di MotoGP Argentina diikuti pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi. Sementara Jorge Lorenzo terjatuh.

Dalam balapan di Autodromo Termas de Rio Hondo, Senin (4/4/2016) dinihari WIB, balapan mengalami penyesuaian menyusul insiden pecah ban yang dialami Scott Redding di sesi latihan bebas keempat kemarin. Sempat dikhawatirkan akan diganggu hujan, balapan akhirnya diputuskan berlangsung kering meski sejumlah bagian lintasan masih terlihat basah.

Ban hard dan medium pada akhirnya diperbolehkan dipakai. Namun Race Direction memotong balapan menjadi 20 putaran dari awalnya 25 lap. Selain itu, pebalap juga wajib mengganti motor di lap ke-9, 10, atau 11.

Selepas start, persaingan di depan sempat ketat dengan sejumlah pebalap berkerumun. Rossi, Andrea Dovizioso, dan Marquez sempat terlibat pertarungan di awal-awal putaran. Sementara Lorenzo terus melorot posisinya dan terjatuh saat duduk di posisi enam.

Pada prosesnya persaingan di depan cuma melibatkan Marquez dan Rossi. Keduanya berjarak sangat dekat, sampai pada akhirnya tiba momen pergantian motor.

Masuk secara bersamaan, Marquez kemudian mampu melanjutkan laju okenya dan mulai menjauh dari Rossi. Rossi sendiri tampak mengalami penurunan laju.

Rossi bahkan bisa tersusul oleh trio pebalap di belakangnya, Maverick Vinales, Dovizioso, dan Andrea Iannone. Beruntung baginya, satu per satu pebalap yang bertarung dengannya terjatuh.

Vinales jatuh usai kehilangan grip ban depan. Sementara duo Ducati gagal naik podium setelah Iannone yang terlalu kencang masuk tikungan, menabrak Dovizioso dan keduanya terjatuh di lap terakhir.

Pada akhirnya, Marquez memenangi balapan dengan nyaman. Rossi finis runner-up, dan Dani Pedrosa yang juga diuntungkan jatuhnya sejumlah pebalap di depan, naik podium ketiga.

Jalannya Balapan

Selepas start, pebalap berkerumun memasuki tikungan pertama. Marquez bahkan bersenggolan dengan motor lain dan membuat kamera di bagian belakang motornya patah. Sementara itu Rossi mengalami start yang kurang oke setelah ban belakangnya mengalami sedikit selip.

Lorenzo sempat memimpin, diikuti Marquez. Rossi, Vinales, Iannone, dan Dovizioso menguntit di belakangnya.

Berbekal tenaga besar Desmosedici, Dovizioso kemudian mengambil alih pimpinan balapan walaupun untuk sesaat. Marquez dan Rossi berhasil melewatinya, sementara Lorenzo terus melorot. Jack Miller jadi pebalap pertama yang terjatuh.

Tikungan pertama memakan sejumlah korban. Carl Crutchlow dan Aleix Espargaro terjatuh di saat yang bersamaan. Tak lama kemudian, Lorenzo yang saat itu menempati posisi enam, juga tersungkur setelah kehilangan grip ban depan di tikungan yang sama.

Di bagian depan, Marquez masih memimpin dengan dikuntit Rossi. Penampilan gemilang ditunjukkan Vinales, yang melewati Iannone dan Dovizioso untuk merebut posisi tiga.

Jelang pertukaran motor, Rossi dan Marquez sempat terlibat pertarungan. Rossi beberapa kali mampu melewati Marquez, tapi nama yang disebut terakhir bisa memberikan perlawanan dan kembali memimpin.

Saat perturakan motor, Vinales, Iannone, dan Pedrosa masuk pit lebih dulu. Sementara Marquez, Rossi, dan Dovizioso bertahan satu putaran lebih lama untuk mengganti motor.

Pergantian motor ini pada prosesnya mengubah jalannya balapan. Marquez mampu mempertahankan laju dan langsung membuka jarak dengan Rossi selepas keluar dari pit. Sementara Rossi tampak mengalami penurunan laju.

Marquez terus memperlebar jarak dengan Rossi. Sementara Vinales, Dovizioso, dan Iannone terus mendekat dengan pebalap Movistar Yamaha itu. Di belakangnya, Redding yang sempat mengungguli Pedrosa mengalami gangguan mesin dan tak bisa melanjutkan balapan.

Marquez nyaman memimpin balapan dengan jarak yang sangat aman dari kerumunan di belakangnya. Sementara Rossi terlibat pertarungan posisi dua dengan Vinales dan duo Ducati.

Beberapa putaran terakhir, Vinales mampu melewati Rossi. Rossi yang kesulitan dengan motornya juga susah payah menahan laju Dovizioso dan Iannone.

Tapi Vinales pada perjalanannya harus merelakan podium yang sudah di depan matanya setelah terjatuh. Dua putaran tersisa, Dovizioso dan Iannone menempati posisi dua-tiga, sementara Rossi berusaha memberikan perlawanan.

Di putaran terakhir, saat podium dua dan tiga sudah dalam genggaman Ducati, insiden terjadi. Iannone memasuki tikungan terlalu kencang, kemudian terjatuh dan menabrak Dovizioso di depannya. Rossi pun naik ke posisi dua, diikuti Pedrosa.

Komposisi ini tak berubah sampai akhir balapan. Marquez memenangi balapan, diikuti Rossi dan Pedrosa di posisi dua-tiga.

Berikut Hasil Balap MotoGP Qatar 2016 :

1. Marc Marquez | ESP | Repsol Honda Team (RC213V) 34m 13.628s
2. Valentino Rossi | ITA | Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 34m 21.307s
3. Dani Pedrosa | ESP | Repsol Honda Team (RC213V) 34m 41.728s
4. Eugene Laverty | IRL | Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 34m 50.170s
5. Hector Barbera | ESP | Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 34m 50.339s
6. Pol Espargaro | ESP | Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 34m 50.873s
7. Stefan Bradl | GER | Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 34m 54.981s
8. Bradley Smith | GBR | Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 35m 4.337s
9. Tito Rabat | ESP | Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V)* 35m 4.611s
10. Alvaro Bautista ESP | Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 35m 15.016s
11. Aleix Espargaro | ESP | Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 35m 22.496s
12. Michele Pirro | ITA | Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 35m 32.615s
13. Andrea Dovizioso | ITA | Ducati Team (Desmosedici GP) 35m 47.047s
Andrea Iannone | ITA | Ducati Team (Desmosedici GP) DNF
Cal Crutchlow | GBR | LCR Honda (RC213V) DNF
Maverick Viñales | ESP | Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) DNF
Scott Redding | GBR | Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) DNF
Loris Baz | FRA | Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) DNF
Jorge Lorenzo | ESP | Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) DNF
Jack Miller | AUS | Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) DNF
Yonny Hernandez | COL | Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) DNF


Sumber

Mio Z ! Zagoan Super Yamaha, Sobat Pas LibaZ Jalanan

Mio Z“Zagoan Super” Yamaha yang ditunggu-tunggu akhirnya meluncur juga, bertempat di Sentul International Karting Circuit, Bogor, Rabu 30 Maret 2016. Mio Z, jagoan teranyar Yamaha dengan kapasitas mesin 125cc dan berteknologi Blue Core, bakal jadi idola baru meneruskan kebesaran legenda Mio.

Dalam kurun waktu kurang dari satu setengah tahun sejak 2014, Yamaha Indonesia telah melahirkan 5 produk berteknologi Blue Core. Mio M3, NMAX, All New Soul GT, New Fino 125 Blue Core dan Mio Z. Konsumen dimanjakan dengan teknologi yang Efisien – Bertenaga – Handal itu. Terbukti di market Indonesia, motor-motor itu sangat tajam penjualannya.

Dengan tipe Mio Series terbaru Mio Z “Sobat Pas LibaZ Jalanan”, Yamaha optimis akan memikat konsumen.  Penamaannya mengambil huruf Z. Sebagai huruf terakhir dalam alfabet, filosofi Z dimaknai sebagai yang Paling, yang Ter- (Terbaik, Terhebat, Termaksimal). Makna tersebut membentuk karakter Mio Z sebagai “Zagoan Super”, yang menginspirasi siapapun bisa jadi pahlawan dalam kehidupan sehari-harinya.

Mio Z.1Kualitas karakter Mio Z itu lebih Tangguh dan Stabil, Gagah berani dan Keren, Irit, Memudahkan keseharian. Tangguh dan stabilnya Mio Z dibuktikan dari ban yang lebih lebar, membuatnya mudah melibas segala medan jalanan di kota. Warna doff Mio Z gagah berani dan keren memperkuat aura Zagoan Super Mio Z, tetap mempertahankan bodi ramping yang membuatnya tetap lincah melibas jalanan. Konsumsi bahan bakar Mio Z irit dengan teknologi Blue Core dan Eco Indicator. Saat menungganginya memudahkan keseharian karena memiliki bagasi yang luas sehingga lebih praktis memuat banyak barang dan dilengkapi multifunction key untuk menyalakan motor, membuka bagasi, mengunci motor.

MIO ZMio Z ditujukan untuk pria muda yang keren dan siap jadi Zagoan Super. ”Kuatnya brand image Mio membuat Yamaha terus berupaya menghadirkan tipe-tipe Mio Series untuk konsumen. Tahun 2016 ini muncul lagi Mio Z yang cocok untuk para Zuperhero muda. Teknologi Blue Core membuat Mio Z irit dan lebih efisien dengan Eco Indicator. Kini lebih lengkap pilihan varian entry level motor Yamaha dengan hadirnya Mio M3 dan Mio Z, yang memenuhi semua kebutuhan berkendara sehari-hari,” ujar Mohammad Masykur, Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Mio Z hadir dengan dua warna Hitam Zagoan, Putih Zuara. Harganya Rp 15.100.000 on the road Jakarta.

Spec Mio Z

 


Sumber