Tampilan Segar Tim Movistar Yamaha MotoGP 2015

MADRID (DP) – Tim Movistar Yamaha MotoGP hari Rabu (28/1) resmi memperkenalkan dirinya di Madrid, Spanyol jelang latihan pra-musim MotoGP 2015 di Sirkuit Sepang, Malaysia (4/2). Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo akan mengunakan Yamaha YZR-M1 yang telah disempurnakan performanya mengandalkan mesin 1000 cc menghasilkan tenaga 240 hp dengan top speed lebih dari 330 Km/Jam. M1 memiliki bobot berat 158 kg, rem cakram depan mengunakan bahan Carbon dan chassis body Aluminium Twin Tube Delta box, untuk lebih jelas nya dapurpacu memberikan detail Yamaha YZR-M1 MotoGP Yamaha Team.
Rossi_Lorenzo-14-640x420_c
Rossi_Lorenzo-21
YamahaYZRM1-110
YamahaYZRM1-131
YamahaYZRM1-141
YamahaYZRM1-31

Valentino Rossi Kunci Posisi Runner Up MotoGP

rossi-getty

 

suaramerdeka.com – Valentino Rossi akhirnya mengunci posisi runner-up MotoGP musim ini usai berhasil finis di posisi kedua dalam seri terakhir di Valencia. Dalam balapan yang digelar di sirkuit Ricardo Tommo Minggu (9/11) itu, Rossi mengakhir balapan dengan catatan waktu 46 menit 43.143 detik.

Pemenang dalam balapan kali ini adalah juara dunia MotoGP 2014, Marc Marquez dengan raihan waktu 46 menit 39.627 detik. Rossi tetap berhak menyandang gelar runner-up 2014 setelah pesaing terdekat yang juga rekan setimnya, Jorge Lorenzo gagal menyelesaikan balapan terakhir di musim ini.

Sebelumnya, persaingan kedua pembalap yang berasal dari tim Yamaha tersebut berjalan sangat ketat. Baik Rossi maupun Lorenzo sama-sama memenangi dua balapan di musim ini. Rossi menang di San Marino dan Australia, sementara Lorenzo di Aragon dan Jepang.

Di klasemen akhir, Rossi mencatatkan 275 poin. Pembalap Italia ini unggul 12 poin atas Lorenzo yang ada di posisi ketiga. Saat lomba dimulai tak terlihat persaingan di antara keduanya. Rossi sejak start langsung melesat di urutan kedua di belakang  Andrea Iannone. Sedangkan Lorenzo, ia berada di urutan lima di belakang Marc Marquez dan Dani Pedorsa.

Saat lomba dimulai tak terlihat persaingan di antara keduanya. Rossi sejak start langsung melesat di urutan kedua di belakang  Andrea Iannone. Sedangkan Lorenzo, ia berada di urutan lima di belakang Marc Marquez dan Dani Pedorsa.

Memasuki lap 10 Marquez berhasil mendahului Rossi dan Iannone dan pebalap asal Spanyol ini selanjutnya memimpin hingga race selesai. Persaingan ketat terjadi dalam perebutan urutan ke-2 dan 3. Rossi, Iannone, dan Pedrosa saling kejar. Sedangkan Lorenzo semakin jauh ketinggalan. Bahkan, setelah mengganti motornya, Lorenzo terlempar ke urutan 20 sebelum keluar dari arena balapan.

Hasil MotoGP Valencia:

1. Marc Marquez/ Repsol Honda Team/ 46m 39.627s
2. Valentino Rossi/ Movistar Yamaha MotoGP/ 46m 43.143s
3. Dani Pedrosa/ Repsol Honda Team/ 46m 53.667s
4. Andrea Dovizioso/ Ducati Team/ 46m 56.332s
5. Cal Crutchlow/ Ducati Team/ 46m 56.400s
6. Pol Espargaro/ Monster Yamaha Tech 3/ 47m 17.511s
7. Aleix Espargaro/ NGM Forward Racing/ 47m 17.795s
8. Stefan Bradl/ LCR Honda MotoGP/ 47m 21.430s
9. Michele Pirro/ Ducati Team/ 47m 25.337s
10. Scott Redding/ Go&Fun Honda Gresini/ 47m 30.818s
11. Hector Barbera/ Avintia Racing/ 47m 36.139s
12. Danilo Petrucci/ IodaRacing Project/ 47m 36.627s
13. Nicky Hayden/ Drive M7 Aspar/ 47m 36.889s
14. Bradley Smith/ Monster Yamaha Tech 3/ 47m 37.144s
15. Hiroshi Aoyama/ Drive M7 Aspar/ 47m 38.402s
16. Alvaro Bautista/ Go&Fun Honda Gresini/ 47m 38.491s
17. Karel Abraham/ Cardion AB Motoracing/ 47m 42.016s
18. Alex De Angelis/ NGM Forward Racing/ 47m 55.422s
19. Michael Laverty/ Paul Bird Motorsport/ 48m 5.936s
20. Broc Parkes/ Paul Bird Motorsport/ 48m 16.839s

(Andika Primasiwi, rtr / CN26)

Strategi tepat bawa Lorenzo juara MotoGP Aragon !

Bro sis sekalian, balapan MotoGP semalam boleh dibilang ‘chaos’ akibat cuaca yang menggalau :D. Gimana nggak galau, di awal race cuaca begitu cerah dan tidak ada prediksi bakal hujan sama sekali, tapi ternyata di tengah-tengah race tiba-tiba mendung dan lanjut turun hujan lumayan deras sehingga membuat para rider harus ganti motor ke motor yang sudah di setting untu trek basah.

Para rider Movistar Yamaha Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo berada di grid ke 6 dan 7, tapi keadaan tersebut tidak membuat mereka patah semangat. Mereka langsung menyodok ke 4 besar di lap ke 2 dimana para alien menghuni. Namun sayang beribu sayang, begitu memasuki lap 3, Rossi melebar akibat menghindar tabrakan dengan pedrosa dan mengakibatkan crash dan DNF. Rossi tidak bisa melanjutkan lomba karena crasnya cukup parah sehingga Rossi harus di terbangkan ke Rumah Sakit terdekat. Namun kabar terbaru mengatakan bahwa Rossi tidak mengalami cedera serius meski merasa pusing.

“Valentino mengalami gegar otak dengan indikasi kehilangan kesadaran. Dari sudut pandang neurologi, ia sudah pulih dengan baik,” kata Direktur Medis Clinica Mobile Michele Zasa di Crash.

“Hai teman-teman semua, aku baik-baik saja! (Meskipun merasa pusing),” tulis Rossi di akun Twitter-nya.

Lanjut di arena balapan, trio Spaniard (Marquez-Lorenzo-Pedrosa) menguasai ketiga spot podium hingga memasuki lap ke 13 terlihat white flag alias hujan turun, dan rider boleh mengganti motornya dengan motor settingan trek basah.

Ketiga rider ini masih melanjutkan balapan dengan ban slick di kondisi trek mulai basah akibat hujan yang mulai deras, memasuki lap 20 akhirnya Lorenzo masuk pit tetapi Marquez dan Pedrosa masih melanjutkan balapan yang mengakibatkan mereka berdua crash di lap selanjutnya tapi masih bisa melanjutkan balapan meski akhirnya mereka terlempar di luar 10 besar.

Memasuki last lap, Lorenzo memimpin balapan sendirian, dan disusul oleh rider Yamaha dari Open Class Aleix Espargaro yang berebut tempat ke 2 dengan rider Ducati Cal Crutchlow. masuk finish line akhirnya Lorenzo menjuarai balapan yang unpredictable ini disusul oleh Aleix Espargaro dan Cal Crutchlow.

“Apapun bisa terjadi dan terkadang olahraga ini bisa sedemikian gila,” ucap Lorenzo seraya tersenyum. “Itu bisa mengejutkan Anda secara positif maupun negatif.”

“Buat kami kali ini amat sangat positif karena dalam kondisi sulit seperti ini apapun bisa terjadi dan Anda harus sangat fokus, tahu kapan mesti mengganti motor dan sedikit beruntung.”

“Hari ini kami banyak dapat keberuntungan, tapi aku juga berkendara dengan amat baik di dalam kondisi kering dan basah. Aku juga amat fokus dan sudah berusaha sebaik mungkin untuk bisa menempel Marc. Jadi kemenangan ini merupakan kombinasi dari banyak hal,” sebut Lorenzo di Crash.

Selamat untuk Lorenzo dengan strategi yang tepat akhirnya pecah telor dan menumbangkan duo rider Honda :D, dan juga Aleix Espargaro, rider dari Yamaha Open Class akhirnya mencicipi podium, tak lupa untuk the doctor Valentino Rossi, semoga lekas sembuh dan bisa kembali balapan di next race di Motegi Jepang.

 

[Jelang GP Austin] Lupakan Losail, Lorenzo Penuh Keyakinan Sambut Balapan di Austin

Austin – Jorge Lorenzo dapat mimpi buruk pada balapan pembuka musim 2014 saat dia mengalami kecelakaan dan gagal dapat poin. Di MotoGP Austin, akhir pekan ini, dia sangat yakin bisa kompetitif dan meraih hasil oke.

Lorenzo terjatuh dari motornya saat MotoGP Qatar bahkan belum menuntaskan satu putaran. Tengah berada di posisi terdepan, dia terlihat kehilangan kendali atas motornya sebelum akhirnya mendarat di aspal dan gagal menuntaskan balapan.

Apa yang terjadi di Losail menjadi mimpi buruk juara dunia dua kali itu karena pada saat bersamaan Marc Marquez, Valentino Rossi dan Dani Pedrosa berhasil menjadi penghuni podium usai finis di posisi tiga besar. Mencoba melupakan hasil mengecewakan tersebut, Lorenzo kini sepenuhnya fokus pada seri kedua yang digelar di Austin, Texas, Minggu (13/4/2014) waktu setempat.

“Setelah balapan yang mengecewakan di Qatar saya menantikan balapan di Austin untuk mendapat hasil yang bagus dan secepatnya melupakan apa yang terjadi di Losail,” sahut Lorenzo.

“Sirkuit Amerika ini bukan salah satu lintasan terbaik kami musim lalu. Kami mendapat kesulitan untuk membuat motor kami beradaptasi dengan layout dan juga kurang daya cengkram, tapi kami akhirnya bisa mengatasi masalah daya cengkram itu. Pada akhirnya kami mendapatkan hasil yang bagus dan finis hanya kalah tiga detik di belakang sang pemenang,” lanjut Lorenzo di Crash.

Merasa motornya punya kecepatan lebih baik dibanding musim lalu, Lorenzo malah yakin akan bisa dapat hasil lebih baik. Itu juga didukung dengan kondisi fisiknya yang sangat oke saat ini.

“Saya kira kecepatan kami di tahun ini bisa lebih baik karena motor kami sudah melangkah lebih baik dengan seamless yang baru dan juga sasisnya yang cukup baik. Saya juga marasa hampir sempurna, secara fisik berada di 100% dan itu penting untuk bertarung meraih kemenangan di manapun,” lanjut Lorenzo.

sumber