Yamaha Gelar Sesi Khusus Safety Riding untuk Wanita

Jika kebanyakan peserta safety riding adalah kaum pria dan komunitas yang didominasi kaum pria, lain lagi dengan yang digelar PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Mereka memang sengaja mengajak puluhan wanita sebagai peserta safety riding dengan menggunakan sebagai langkah konkrit untuk mengkampanyekan cara aman berkendara di jalan raya.

Kegiatan yang juga diisi dengan beauty class ini dibuka dengan melakukan city touring, dengan peserta dari komunitas wanita, media dan blogger. Start dari DDS Bandung dan finish di Grand Yogya Kepatihan, Bandung, yang jadi lokasi acara pada Sabtu, 8 April 2017 lalu.

Mustika Dara, instruktur safety riding wanita dari Yamaha Riding Academy (YRA) memberikan edukasi safety riding yang “Smart, Fun, Beautiful”. Smart (berkendara secara aman), Fun (berkendara dengan rasa nyaman), Beautiful (fashion & elegant riding).


Peserta mendapatkan edukasi diantaranya mengenai perlengkapan berkendara, termasuk tips untuk hijabers, posisi duduk, pandangan luas ke depan saat berkendara, serta keunggulan-keunggulan Yamaha New Fino 125 yang cocok buat wanita.

“Acara ini ditujukan untuk kaum wanita. Dengan edukasi safety riding yang didapatkan, kaum wanita akan lebih paham cara berkendara yang tepat. Selain itu bisa lebih paham tampil tetap cantik saat berkendara,” ungkap Johannes BMS, Chief Yamaha DDS Bandung.

Bulan Februari lalu, Yamaha telah meluncurkan tiga varian terbaru New Fino 125 Blue Core yaitu Fino Grande AKS SSS, Fino Premium dan Fino Sporty Sporty. Skutik ini bersaing dengan Honda All New Scoopy yang juga tampil baru sejak Maret kemarin.

Waspadai Faktor Kecelakaan Lalu Lintas

kecelakaan-berkendara

Kecelakaan lalu lintas adalah kejadian di mana sebuah kendaraan bermotor tabrakan dengan benda lain dan menyebabkan kerusakan. Kadang kecelakaan ini dapat mengakibatkan luka-luka atau kematian manusia ataupun binatang. Kecelakaan lalu lintas telah menelan korban jiwa sekitar 1,2 juta manusia setiap tahunnya menurut WHO. Kita harus senantiasa waspada dengan selalu memperhatikan faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Continue Reading

JG Motor Gelar matic Touring Vaganza II

Bogor – Jurnal Bogor
SALAH satu dealer resmi sepeda motor Yamaha di Bogor JG Motor menggelar touring keliling Kota Bogor sekaligus mengkampanyekan safety riding (keselamatan berkendara) bersama konsumen setianya yang dikemas dalam Matic Touring Vaganza II.

Ya ini untuk kedua kalinya JG Motor Bogor menggelar touring sekaligus gathering dan tampak antusias dari peserta. Sedikitnya 50 unit Yamaha Xeon turut andil bagian dalam gelaran yang bekerjasama dengan Satuan Lalulintas Polresta Bogor itu. Tampak juga di antara rombongan klub Yamaha Jupiter MX dan Mio Bogor.

Branch Manager JG Motor Bogor Arsianto Basri mengatakan tujuan dari Matic Touring Vaganza II ini adalah untuk memperkenalkan produk teranyar Yamaha kepada masyarakat sebagai bentuk sosialisasi, seperti Xeon dan New Jupiter MX.

“Kemudian event ini juga sebagai ajang silaturahmi kami dengan konsumen setia kami agar terus terjaga dengan baik dan membantu aparat kepolisian untuk menekan tingkat kecelakaan roda dua melalui safety riding,” ujar Arsi, sapaan akrab Arsianto saat berbincang dengan Jurnal Bogor.

Arsi juga tidak menampik bahwa event yang menggandeng Duatujuh Production itu untuk memperkuat pasar kendaraan roda dua Yamaha, khususnya JG Motor Bogor dalam menyongsong persaingan 2011. “Dari event ini diharapkan ada timbal balik, yakni loyalitas mereka terhadap kami yang tinggi,” katanya.

Selain live music, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai hadiah menarik yang telah disediakan JG Motor.

Sumber : Jurnal Bogor

Persiapan Touring

Touring atau bepergian jauh, sudah menjadi life style (gaya hidup) sebagian bikers. Bahkan ada klub atau komunitas bermotor yang sudah meng-agendakan kegiatan touring ini di program kerjanya. Semakin banyak volume touring, berarti semakin dikenal klub atau komunitas motor tersebut di kalangan bikers.

Meski demikian, keselamatan berkendara harus menjadi prioritas utama dimanapun berkendara. Tentu motobikers pergi untuk kembali bukan? Nah…ulasan berikut adalah serangkaian aturan main touring yang bisa disesuaikan dengan kondisi klub atau komunitas motobikers. Monggo…

Hal- hal yang harus dilakukan sebelum melakukan perjalananContinue Reading

Kepedulian Yamaha Untuk Wanita Indonesia

Kehadiran Puteri Indonesia 2010, Nadine Alexandra dan Miss Universe 2010 Ximena Navarette asal Mexico dalam acara Yamaha Safety Riding Campaign membawa tempat tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Inilah program rutin Yamaha Motor Indonesia terhadap praktik Safety Riding (Keselamatan Berkendara) yang bekerjasama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya untuk memberikan hak keselamatan bagi pengendara motor roda dua.Continue Reading

Mudik Aman dan Nyaman Bersama JG Motor

mudik nyaman bersama JG Motor

Bagi Anda yang akan melakukan perjalanan mudik dengan menggunakan sepeda motor, pastikanlah diri Anda serta sepeda motor Anda dalam kondisi prima. Utamakanlah selalu keselamatan dalam berkendara.

Berikut ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum melakukan perjalanan mudik Anda:

  1. Gunakanlah perlengkapan berkendara yang aman dan nyaman
    • Helm, gunakan helm yang sesuai standar (SNI) yang mampu melindungi kepala Anda, jangan lupa pasang tali pengikat
    • Pakaian, gunakan jaket lengan panjang dan celana panjang yang nyaman di tubuh Anda saat mengendarai sepeda motor
    • Gunakan sepatu, tidak dianjurkan menggunakan sandal
    • Pakailah sarung tangan dan masker
  2. Lakukan pengecekan terhadap kondisi sepeda motor Anda
    • Periksa rem, depan dan belakang
    • Periksa tekanan angin dari ban depan dan belakang
    • Periksa sistem kelistrikan, lampu-lampu
    • Gunakan kaca spion dan atur posisinya
    • Periksa ketinggian oli mesin, jika kurang tambahkan
  3. Patuhi peraturan dan rambu-rambu lalu lintas
  4. Hindari muatan berlebihan
  5. Beristirahatlah jika Anda merasa lelah

Sebagai rasa kepedulian kami terhadap Anda, JG Motor menyediakan fasilitas bengkel jaga yang tersebar di 10 titik jalur pantura dan jalur selatan. Sehingga akan memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi Anda. Kami juga menyediakan jasa pengangkutan sepeda motor, apabila terjadi mogok pada sepeda motor Anda.

Selamat menikmati perjalanan mudik Anda bersama JG Motor

Semoga selamat sampai tujuan!

Mudik Semakin Asyik, Aman dan Nyaman Bersama Yamaha

mudik bareng Yamaha

Mudik Bareng

Mudik bareng ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Yamaha, dimana kegiatan ini adalah tahun ke 4 dilaksanakannya kegiatan tersebut. Mudik bareng tahun ini akan dilaksanakan dalam 2 sesi. Sesi pertama 5 September 2010 Yamaha akan mempersiapkan Bus dan Truck untuk 500 sepeda motor, dimana pengendara sepeda motor dapat melaksanakan mudik dengan menggunakan bus dan sepeda motor mereka dapat diangkut dengan truck. Sesi kedua yang akan dilaksanakan pada 6 September 2010, dimana ada 1000 motor dengan jumlah 2000 orang yang akan melakukan mudik bersama, dengan dua jalur yaitu : 600 motor tujuan jalur utara dan 400 motor jalur selatan.

Pos Jaga Lebaran

Untuk menunjang mobilitas motor pemudik dalam kondisi tetap prima dan sebagai tempat istirahat bagi pemudik. Yamaha menyediakan beberapa Pos Jaga mulai dari tanggal 5 September – 15 September 2010 yang tersedia di wilayah Sumatera – Jawa – Bali dan Sulawesi, terdiri dari 36 spot Bengkel Jaga, 18 spot Mobile Service Lebaran dan 18 spot Pos Jaga Lebaran.

Fasilitas Pos Jaga Lebaran :

  • Free Safety Check
  • Yamaha Mobile Service
  • Sales & Display Unit
  • Sparepart
  • Apparel & Accessories
  • Musholla
  • Rest Area & Toilet
  • Check Kesehatan
  • Charging HP
  • Free Ta’jil
  • Maintenance Helm

Setiap masyarakat Indonesia berhak mengikuti berbagai aktivitas sosial Yamaha. Sebagai produsen sepeda motor di Indonesia yang menjual berbagai jenis motor yang tangguh, lincah dan berteknologi tinggi. Yamaha senantiasa memberikan berbagai aktivitas sosial untuk membantu, menghibur hingga memanjakan konsumen. Semangat kebersamaan yang dibangun Yamaha dan masyarakat Indonesia, adalah kunci untuk maju dan melangkah bersama untuk menjadi “Semakin Di Depan”.

Sumber: www.yamaha-motor.co.id

Econo Riding: Performa Motor Mempengaruhi Konsumsi BBM

Tahukah Anda, bahwa performa motor dapat mempengaruhi konsumsi bahan bakar? Setelah kita siap dengan perlengkapan berkendara saatnya kita persiapkan kondisi motor agar dapat mendukung penghematan BBM. Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu :

  1. Perawatan Motor Secara Rutin
  2. Lakukanlah perawatan motor anda secara rutin, ikuti petunjuk yang terdapat pada buku manual motor anda, biasanya anda diharuskan untuk melakukan servis rutin, seperti ganti oli tiap beberapa ribu kilometer, dan lain-lain. Dengan melakukan perawatan rutin ini maka mesin motor anda menjadi sehat, dan konsumsi BBM pun akan irit.

  3. Perhatikan Ukuran Ban dan Tekanan Anginnya
  4. Ban merupakan hal yang sangat penting, sebaiknya kita menggunakan ban yang sesuai dengan rekomendasi dari pabrikan motor tersebut, anda dapat melihatnya pada buku manual motor anda. Kalaupun ingin memperbesar ataupun memperkecil ukuran ban motor jangan melebihi batas maksimum atau minimum dari motor tersebut.

    Sebelum melakukan perjalanan, sebaiknya anda melakukan pengecekan tekanan angin dari ban motor anda. Karena bila ban kekurangan angin akan menyebabkan beratnya kinerja mesin motor. Isilah tekanan angin ban anda sesuai petunjuk di buku manual motor anda atau lihat tekanan angin yang tertulis di bibir ban anda.

  5. Periksa Rantai
  6. Periksalah rantai motor anda secara keseluruhan (gear set), jangan terlalu kendur (longgar) ataupun terlalu kencang karena akan mempengaruhi kinerja mesin motor, dan dapat mempengaruhi konsumsi BBM motor anda. Lakukan penyetelan rantai sesuai dengan ukuran yang disarankan, biasanya tertulis pada penutup rantai motor anda. Jika rantai motor anda aus, maka sebaiknya anda mengganti rantai secara keseluruhan (satu gear set).

  7. Periksa Rem
  8. Rem, selain sebagai penghenti laju motor juga dapat mempengaruhi konsumsi BBM motor anda. Setel kerenggangan tuas dan pedal rem anda. Jangan terlau rapat, karena bila kaki atau tangan kita tidak sengaja menginjak atau menekan rem laju motor akan tertahan dan ini juka akan membebani kinerja mesin dan berpengaruh pada konsumsi BBM motor anda.

    Usahakan membagi porsi pengereman anda, depan dan belakang dengan porsi 70% rem depan, dan 30% rem belakang. Kebanyakan orang biasanya menggunakan rem belakang lebih banyak ketimbang yang di depan. Dengan pembagian porsi rem depan dan belakang otomatis tangan kanan yang tadinya melakukan penarikan grip gas pada saat pengereman akan melepas (menurunkan) grip gas tadi untuk menarik tuas rem depan, hal ini cukup berpengaruh pada konsumsi BBM, karena mesin mengalami penurunan RPM.

  9. Lepas Aksesoris Yang Tidak Perlu
  10. Saat ini sangat banyak aksesoris untuk motor, biasanya akan membuat motor terlihat lebih gagah dan keren, seperti pemasangan boks dibelakang motor, jika anda tidak terlalu menggunakan boks tersebut sebaiknya anda melepasnya, karena merupakan beban yang berlebih bagi motor anda.

    Begitu pula dengan pemasangan lampu maupun klakson tambahan, hal ini mempengaruhi beban dari sistem kelistrikan motor yang berpengaruh pada suplai kelistrikan pengapian mesin motor, jika pengapian mesin terganggu maka akan terjadi pembakaran yang kurang sempurna di dalam mesin motor dan mengakibatkan borosnya konsumsi BBM motor anda.

Safety Riding: Belok Bukan Sembarang Belok

Kesadaran masing-masing pengemudi baik itu mobil dan motor terhadap aturan-aturan yang tidak tertulis, berkaitan dengan tata krama di jalan juga dapat berpengaruh terhadap tingkat terjadinya kecelakaan. Yang menjadi masalah adalah tidak semua orang mempunyai kesadaran, pola berpikir, tata krama yang sama di jalan.

Cobalah simak beberapa pemaparan berikuti ini guna mendapatkan gambaran lebih jelas tentang perilaku berkendaraan yang semestinya, terutama ketika kita melewati belokan atau persimpangan jalan.

BELOK – 1

Belok 1Sering terjadi saat mobil (C) akan berbelok ke kiri, tiba-tiba muncul sepeda motor (A) dari sisi kiri atau sisi dalam belokan. Beruntung apabila mobil (C) melihat ada sepeda motor tersebut di sisi kirinya, jika tidak, maka motor (A) akan terjepit oleh mobil tersebut.

Mengapa bisa terjadi kecelakaan?

Pengemudi mobil (C) yang akan berbelok ke kiri, pertama-tama akan berkonsentrasi melihat ke arah kanan (1) melihat adanya mobil lain dari arah kanan (E), kemudian dia akan melihat mobil dari arah kiri (2) (D) untuk mulai berbelok ke kiri. Saat seperti itu umumnya pengemudi mobil tidak terpikir untuk melihat sisi kiri mobil apakah aman atau tidak.Sekalipun melihat spion, umumnya posisi sepeda motor yang menyelip masuk tidak terlihat karena masuk dalam sudut BLIND SPOT (sudut tidak terlihat oleh kaca spion).

Pengendara motor (B) posisinya benar, dia berjalan di belakang mobil yang sedang berbelok, sehingga aman. Pengendara motor (B) pun harus melihat kondisi lalin dari arah kanan, dan mengatur jarak dengan mobil di depannya saat berbelok.

BELOK – 2
Belok 2Sering terjadi juga, saat mobil akan masuk jalur di seberangnya pada suatu pertigaan, sepeda motor yang ikut berbelok dengan arah yang sama mengambil ruang gerak belok mobil. Hal ini sangat berbahaya apabila si pengendara mobil tidak melihat dan menginjak rem saat sepeda motor itu memotong jalur beloknya.

Sebaiknya, pengendara motor menunggu mobil tersebut berbelok pada ruang geraknya dan tidak memotorngnya.

BELOK – 3
Belok 3Pada jalan yang tidak terlalu ramai, sering terjadi motor atau mobil berbelok dengan mengambil jalur arah berlawanan saat memasuki pertigaan atau tikungan.

Untuk itu mobil atau motor yang akan memasuki tikungan atau pertigaan, sempatkan untuk membunyikan klakson atau menyalakan beam (jika malam) agar pengendara lain tau akan ada mobil / motor yang keluar tikungan, sehingga dapat memperkecil kemungkinan terjadinya kecelakaan.

Sebaiknya tetaplah berjalan di jalur masing-masing. Bayangkan ada garis pembatas jalur (imajiner) yang tidak boleh kita langgar saat berbelok, juga perlu berhenti, sebelum berbelok apabila ada kendaraan lain dari arah berlawanan yang akan lurus (C), sehingga aman.

BELOK – 4
Belok 4Kecelakaan antar sesama sepeda motor sering terjadi saat memasuki suatu tikungan. Ketika salah satu pengendara motor menyusul memasuki tikungan dan mengambil jalur belok sepeda motor di belakangnya, sehingga apabila pengendara yang dibelakang tidak sigap, akan terjadi kecelakaan.

Sebaiknya tetaplah berbelok di jalurnya, bayangkan garis belokan yang akan kita lalui maupun yang akan dilalui oleh pengendara di dekat kita, sehingga kita tidak mengambil atau menyerobot jalur beloknya.

Sumber www.yamaha-motor.co.id

Safety Riding: Tips Aman Berkendaraan Menggunakan Motor


Kemacetan dibeberapa kota besar seperti Jakarta, Bandung dan kota lainnya, sampai saat ini belum juga teratasi. Meskipun jalan raya sudah diperlebar dan dibuat jalur khusus, kemacetan masih saja sering terjadi. Ini terjadi karena bertambahnya jumlah pengguna kendaraan baik mobil maupun sepeda motor, terutama para pengguna sepeda motor yang semakin meningkat. Mengapa para pengguna sepeda motor semakin bertambah? Banyak orang berpendapat bahwa menggunakan sepeda motor sangat ekonomis, biaya bahan bakar murah, dan bebas hambatan karena sangat mudah menyalip kendaraan lain.

Dengan bertambahnya pengguna sepeda motor, maka kecelakaan sepeda motor juga sering terjadi. Menurut data dari Media Indonesia korban tewas dalam berbagai kecelakaan lalu lintas selama libur lebaran tahun 2009 mencapai 702 orang, 859 luka berat dan 1697 luka ringan. 71 persen kecelakaan yang terjadi melibatkan sepeda motor. Mengapa kecelakaan banyak menimpa pada pengguna sepeda motor? Ini terjadi karena kurangnya memperhatikan keselamatan dalam berkendaraan atau Safety Riding. Oleh karena itu tanggung jawab utama untuk keselamatan di jalan ada dalam diri Anda sendiri.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam Safety Riding dalam mengendarai sepeda motor diantaranya ;

  • Sebelum melakukan perjalanan, cek terlebih dahulu kondisi kendaraan yang akan dipakai. Bagian-bagian yang mesti dilakukan pengecekan yaitu: bensin, oli, rantai, ban, lampu, baterai / aki, baut mur, kaca spion, kopling dan rem.
  • Pastikan STNK, Surat Tanda Nomor Kendaraan selalu dibawa sebagai bukti bahwa kendaraan yang dipakai legal
  • SIM, Surat Izin Mengemudi selalu dibawa sebagai bukti untuk mengendarai kendaraan
  • Gunakan helm standar, kaca helm harus bersih, helm bisa full face atau half face.
  • Gunakan sarung tangan yang mudah menyerap keringat serta tidak licin saat memegang handle motor, lebih baik lagi bila dilengkapi bahan keras dibagian depan tangan
  • Pakai jaket yang mampu melindungi seluruh bagian tubuh baik dari terpaan angin maupun saat terjadi benturan baik kecil maupun besar, bila perlu pakai rompi khusus. Pertimbangkan juga ventilasi yang baik agar jaket nyaman digunakan.
  • Jika berkendara dalam keadaan gelap, ada baiknya menggunakan jaket/rompi dengan warna fluorecent.
  • Gunakan jas hujan yang terpisah (atasan+celana) dengan bahan yang tidak gampang sobek dan tidak tembus air
  • Pakai sepatu yang nyaman serta aman bagi seluruh lapisan kaki. Minimal menutupi daerah mata kaki. Jangan biasakan menggunakan sandal saat berkendara.
  • Dengan mentaati rambu-rambu dan lampu pengatur lalu-lintas. Menjaga etika dan kewaspadaan saat berkendara. Dan yang paling penting adalah membiasakan diri sendiri menerapkan prosedur standar keamanan dan keselamatan berkendara di jalan raya. Hal ini dibutuhkan untuk mengurangi angka kecelakaan.

Baca juga beberapa teknik praktek Safety Riding yang bisa dipelajari.