Jangan Keringkan Helm di Bawah Sinar Matahari

Beberapa orang memang memilih untuk melakukan perawatan helm sendiri daripada mengeluarkan uang lebih untuk ahlinya. Sayangnya tak jarang pula ketidaktahuan justru menyebabkan usia helm menjadi lebih singkat ketika ditangani sendiri dengan cara salah.
Salah satu kesalahan yang cukup sering dilakukan orang usai membersihkan helm dengan cara mencucinya adalah mengeringkan helm di bawah sinar matahari. Perlu diketahui, cara ini justru menyebabkan adanya kerusakan pada bahan styrofoam di dalam batok. Untuk pengeringan lebih baik dibiarkan saja tanpa dipanaskan.

Helm sebaiknya jangan dijemur matahari, tetapi dianginkan aja. Jika dijemur styrofoam didalamnya terkena panas dan mengeluarkan semacam butir-butir. Hal lain yang sering dianggap salah kaprah dalam perawatan helm adalah cara membersihkan busa. Bahan tekstil di dalam helm rentan rusak apabila disikat terlalu keras alhasil jika cara tersebut dilakukan resikonya busa dan benang jahitan menjadi seakan berbulu. Usahakan saat sikat jangan terlalu kencang supaya busanya tidak berbulu, kucek dengan tangan lebih baik.
Selanjutnya untuk bagian eksterior pun ada langkah yang tak kalah pentingnya supaya tidak baret karena dibersihkan. Apalagi helm digunakan untuk balapan di lintasan dan seringkali banyak debu atau kerikil kecil yang menempel. Mengelap langsung helm yang baru saja digunakan merupakan salah satu penyebab munculnya baret. Alangkah baiknya helm dipercikkan air dulu hingga partikel kecil lepas sebelum dilap dengan kain serat fiber.
Jadi usahakan bersihkan helm tidak langsung di lap, kita tidak tahu ada kerikil atau debu kecil, maka siram dulu menggunakan air dipercik. Terutamabagian visor, apabila baret tidak bisa dihilangkan lagi walau baret sedikit.